Pola Tidur Tak Teratur Dapat Beresiko Alami Serangan Jantung dan Stroke, Ini Tips Mengatasinya

Sebuah studi menjelaskan jika istirahat 8 jam tidak akan berarti apabila tidak dilakukan secara teratur.

Pola Tidur Tak Teratur Dapat Beresiko Alami Serangan Jantung dan Stroke, Ini Tips Mengatasinya
spectrelabs
Ilustrasi tidur. 

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Rentang waktu yang menunjukkan kualitas tidur yang baik adalah selama 8 jam.

Banyak penelitian yang menyebutkan efek buruk dari kurang tidur.

Dilansir Grid.ID, dalam studi dua tahun terakhir di seluruh dunia, National Sleep Foundation melihat bahwa remaja membutuhkan antara delapan hingga sepuluh jam untuk istirahat.

Sementara untuk orang dewasa pada ukuran tujuh hingga sembilan jam.

"Kurang tidur atau bahkan belum tidur mungkin akan membuat Anda merasa lelah dan mudah tersinggung keesokan harinya, tetapi ini tidak akan mengganggu kesehatan Anda," kata NHS (National Health Service), dikutip dari Grid.ID, Jumat (27/9/2019).

Namun, jika kurang tidur secara terus menerus akan mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan.

"Bahkan dapat membuat Anda rentan terhadap kondisi medis yang serius, seperti obesitas, penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan diabetes," tambahnya.

Dilansir The Health Site, sebuah studi menjelaskan jika istirahat 8 jam tidak akan berarti apabila tidak dilakukan secara teratur.

Pada akhir penelitian, para ahli menemukan bahwa mereka yang memiliki pola tidur tidak teratur memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang lebih tinggi, dan kadar gula yang tinggi.

Tak hanya itu, pola tidur yang tidak teratur beresiko mengalami serangan jantung dan stroke dalam 10 tahun ke depan.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Nur Afitria Cika Handayani
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved