Lili Tetap Beri Beberapa Program Pembinaan Meski Lapas Perempuan Klas IIA Denpasar Sempit

Lili melakukan banyak inovasi di dalam Lapas Perempuan Denpasar. Diantaranya yakni pemeriksaan kesehatan khusus perempuan.

Noviana Windri Rahmawati
Lili saat ditemui Tribun Bali di Lapas Perempuan Klas IIA Denpasar, Jln. Intan Permai, Kerobokan, Badung, Kamis (21/2/2019). 

TRIBUNNEWSWIKI, BALI - Meski Lapas Perempuan Klas IIA Denpasar terbilang sempit karena harus berbagi tempat dengan Lapas Kerobokan.

Lantas tidak membuat Lili, perempuan asal Jambi ini berhenti berinovasi.

Berkat keuletannya sebagai kalapas, program pembinaan-pembinaan yang dilakukan beberapa telah memiliki prestasi dan para warga binaannya tetap produktif setiap harinya.

"Warga binaan kami punya band bahkan pernah menyabet juara 2. Sebentar lagi kami juga punya salon kecantikan sendiri di dalam lapas. Kan sayang kalau sudah mengikuti pelatihan tidak disalurkan dengan baik kemampuan mereka," ucap Lili. 

Berkenalan dengan Sosok Lili, Kepala Lapas Perempuan Klas IIA Denpasar

Bahkan, pihaknya tengah mengupayakan menggandeng salah satu hotel bintang 5 agar nantinya warga binaan dapat memproduksi perlengkapan yang diperlukan hotel.

Kegiatan-kegiatan lain yang sebelumnya tidak pernah diberikan kepada warga binaan kini warga binaan mendapatkan haknya sebagai perempuan meski berada di balik jeruji besi.

Diantaranya yakni pemeriksaan kesehatan khusus perempuan mulai dari deteksi dini kanker payudara hingga deteksi dini kanker serviks.

Tak hanya itu, beberapa kali para warga binaan dan sipir lapas tampil dalam fashion show dan memamerkan kerajinan karya warga binaan di beberapa event bergengsi di Bali.

(Tribunnewswiki/Noviana Windri Rahmawati)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved