Tahun 2018 Desa Adat Penglipuran Sumbang Penghasilan Asli Daerah Kabupaten Bangli hingga 4,4 M

Tahun 2018, Desa Adat Penglipuran Sumbang PAD Kabupaten Bangli Sebesar Rp 4,4 M

Tahun 2018 Desa Adat Penglipuran Sumbang Penghasilan Asli Daerah Kabupaten Bangli hingga 4,4 M
Noviana Windri Rahmawati
Suasana Desa Adat Penglipuran, Bangli, Jumat (12/4/2019) 

“Ekonomi masyarakat desa mulai meningkat. Ada yang mulai berjualan souvenir, membuat kerajinan atau berjualan hasil kebun. Banyak faktor-faktor yang membuat ekonomi masyarakat desa meningkat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wayan Supat menjelaskan dari kegiatan pariwisata meski tidak mendapat dana desa, Desa Adat Penglipuran mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup besar kepada Kabupaten Bangli.

“Desa Adat Penglipuran ini mampu menyumbang PAD kepada Kabupaten Bangli. Dari kontribusi pariwisata ini, Tahun 2018 kemarin kami menyumbang kepada Kabupaten Bangli sebesar Rp 4,4 miliar. Dengan perilaku pelestarian budaya yang dijadikan desa wisata meningkatkan pendapatan daerah,” ungkapnya.

Desa Adat Penglipuran

Kegiatan-kegiatan pelestarian yang dilakukan masyarakat Desa Adat Penglipuran dilakukan dengan konsep gotong royong.

Perturan yang diterapkan antara lain yaitu tidak boleh buang sampah sembarangan, tidak membuang limbah keluarga ke tempat umum, tidak boleh membawa motor dan mobil di jalan utama, tidak boleh merokok sembaraga, dan masih banyak lagi.

(TRIBUNNEWSWIKI/NOVIANA WINDRI)

Ikuti kami di
Penulis: Noviana Windri Rahmawati
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved