Loloh Cemcem, Minuman Enam Rasa dari Desa Penglipuran yang Wajib Diicip

Desa Adat Penglipuran menyimpan banyak keunikanya seperti rumah tradisional, makanan hingga minuman khas Penglipuran.

Loloh Cemcem, Minuman Enam Rasa dari Desa Penglipuran yang Wajib Diicip
Noviana Windri Rahmawati
Loloh Cemcem minuman tradisonal khas Desa Adat Penglipuran yang bisa dinikmati wisatawan, Sabtu (16/11/2019) 

TRIBUNNEWSWIKI, BALIDesa Adat Penglipuran menyimpan banyak keunikanya.

Hal tersebut dapat dilihat dari rumah tradisional, makanan hingga minuman khas Penglipuran, yaitu loloh cemcem.

Loloh merupakan minuman jenis jamu tradisional yang terbuat dari daun cemcem atau daun kedondong hutan.

Desa Adat Penglipuran

Terdapat dua jenis loloh cemcem yaitu loloh cemcem dengan penampahan parutan kelapa dan tanpa parutan kelapa.

Loloh cemcem diproduksi secara sederhana mulai dari persiapan produksi hingga pengemasan.

Loloh Cemcem minuman tradisonal khas Desa Adat Penglipuran yang bisa dinikmati wisatawan, Sabtu (16/11/2019)
Loloh Cemcem minuman tradisonal khas Desa Adat Penglipuran yang bisa dinikmati wisatawan, Sabtu (16/11/2019) (Noviana Windri Rahmawati)

Daun yang digunakan untuk loloh cemcem ini dari daun cemcem muda dan daun cemcem tua.

Loloh cemcem ini dikenal dengan minuman enam rasa yang sangat unik yaitu rasa asam, manis, asin, pedas, pahit dan sedikit kecut.

Loloh cemcem biasaya dikemas dalam botol plastik 600 mililiter.

Loloh cemcem dengan tampilan berwarnai hijau khas dedaunan mempunyai sejuta khasiat.

4 Cara Menikmati Indahnya Desa Adat Penglipuran, Berfoto hingga Menginap di Rumah Penduduk

Diantaranya yaitu menyegarkan tubuh, meredakan panas dalam, mengatasi gangguan pencernaan, dan mengatasi tekanan darah.

Loloh cemcem jika disimpan di dalam lemari pendingin bisa bertahan 2 hingga 3 hari.

Harga loloh cemcem juga sangat terjangkau yaitu Rp 5 ribu per botol-nya, dengan harga tersebut pengunjung dapat menikmati minuman khas desa terbersih di dunia ini.

Selain itu, loloh cemcem bisa dibeli di rumah-rumah penduduk Desa Adat Penglipuran.

(TRIBUNNEWSWIKI/Noviana Windri)

Ikuti kami di
Penulis: Noviana Windri Rahmawati
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved