Kisah Sutradara Indonesia, Lasja F Susatyo: Membuat Film itu dari Aspirasi, Bukan Inspirasi

Lasja Fauzia Susatyo, wanita yang lahir pada 10 Oktober 1970 ini namanya pun cukup diperhitungkan dalam industri film Indonesia.

Kisah Sutradara Indonesia, Lasja F Susatyo: Membuat Film itu dari Aspirasi, Bukan Inspirasi - pemutaran-film.jpg
Noviana Windri Rahmawati
pemutaran dan diskusi film The Woven Path: Perempuan Tana Humba karya Lasja F Susatyo di Rumah Sanur, Sanur, Denpasar, Bali, Sabtu (20/7/2019) malam.

Pada suatu titik, dirinya merasakan keresahan yang membuatnya kemudian membuat film yang mengangkat isu-isu sosial.

"Setelah menyutradarai Bukan Bintang Biasa The Movie tahun 2007, ada keinginan untuk membuat film yang ada isinya. Saya kepingin memotret sesuatu ada yang penting, ada yang mengganggu, tapi ada keindahan dan potensi-potensinya. Kalau ada kesempatan bisa motret sosial, ya saya akan motret sosial,"

Lasja, kemudian juga membuat filn dokumenter yang mengangkat tentang isu sosial diantaranya HIV-AIDS, anti korupsi, anti bullying dan lain sebagainya.

Saat disinggung mengenai persaingan di industri perfilman, Lasja mengaku tidak kesulitan juka bersaing dengan sutradara lain, baik laki-laki maupun perempuan.

"Pasti ada persaingan. Tetapi kita di industri film terutama sutradara tidak bersaingan amat ya. Sutradara perempuan juga sangat banyak. Dan masing-masing punya ide, style dan bawaan sendiri-sendiri," tegasnya.

Bahkan, Lasja mengaku tantangan di industri perfilman Indonesia tidak terlalu berat.

Namun, meninggalkan keluarga terutama anak adalah tantangan utama sebagai perempuan yang terjun di industri perfilman Indonesia.

"Tidak terlalu berat. Sebagai seorang perempuan tantangan terbesar tetap meninggalkan anak. Itu yang berat," ungkapnya.

"Cara mengaturnya ya membuat anak-anak mengerti tentang apa yang saya kerjakan. Mereka ngerti dan mendukung. Mereka bangga dengan hasilnya, mereka ngerti apa yang saya buat kenapa itu penting. Dan mereka ngerti kalau itu penting," pungkasnya.

(TRIBUNNEWSWIKI/Noviana)

Ikuti kami di
Penulis: Noviana Windri Rahmawati
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved