Ini Asal-Usul Taman Kumbasari dijuluki Tukad ‘Korea’

Asal-Usul Taman Kumbasari dijuluki Masyarakat sebagai Tukad ‘Korea’ yang saat ini menjadi wisata murah meriah warga Kota Denpasar

Ini Asal-Usul Taman Kumbasari dijuluki Tukad ‘Korea’
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Taman Kumbasari 

TRIBUNNEWSWIKI, BALI – Sungai yang tertata dan kebersihan yang terjaga bisa menjadi daya tarik untuk wisatawan.

Tukad Badung tepatnya yang berada di Jalan Gajah Mada, Denpasar kini menjadi solusi wisata murah meriah untuk masyarakat.

Mengusung konsep kekinian, Tukad Badung yang dulu kumuh disulap menjadi sebuah taman yang diberi nama menjadi Taman Kumbasari.

Dan kini menjadi tempat wisata favorit yang instagramable.

Jalan setapak di pinggir sungai yang dibuat berkelok-kelok, lampion yang berwarna-warni, bangku taman dengan warna yang berbeda-beda, air mancur, dan jembatan apung yang tentu membuat wisatawan yang berkunjung ke Taman Kumbasari merasa seperti di Korea.

Taman Kumbasari nampak dari atas Jembatan Jalan Gajah Mada, Denpasar
Taman Kumbasari nampak dari atas Jembatan Jalan Gajah Mada, Denpasar (Noviana Windri Rahmawati)

Penataan Tukad Badung ini diinisiai oleh Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra.

“Dulu Tukad Badung ini hanya digunakan untuk tempat pembangunan. Apalagi diapit oleh dua pasar, jadi banyak sampah yang dibuang di sini. Kemudian memang ide penataan sungai ini dari bapak Walikota Denpasar,” ujar Kabid SDA Dinas PUPR Kota Denpasar, Ida Ayu Tri Suci.

Ternyata, penataan Taman Kumbasari memang terinspirasi dari salah satu sungai yang ada di Korea Selatan yaitu Sungai Cheonggyocheon.

Taman Kumbasari

“Iya benar. Referensi beliau memang dari sungai yang ada di Korea Selatan dan di sini juga memungkinkan untuk dibangun,” tambahnya.

Ida Ayu Tri Suci juga tidak menampik jika masyarakat menjuluki Taman Kumbasari menjadi Tukad ‘Korea’.

“Itu julukan dari masyarakat. Karena memang referensi dari Korea Selatan itu tadi. Jadi bisa nyambung juga kalau dijuluki Tukad ‘Korea’,” tutupnya.

Kabid SDA Dinas PUPR Kota Denpasar, Ida Ayu Tri Suci saat ditemui Tribunnews Wiki di Taman Kumbasari, Denpasar, Selasa (26/11/2019
Kabid SDA Dinas PUPR Kota Denpasar, Ida Ayu Tri Suci saat ditemui Tribunnews Wiki di Taman Kumbasari, Denpasar, Selasa (26/11/2019 (Noviana Windri Rahmawati)

Proses pembangunan Tukad ‘Korea’ dilakukan dalam 2 tahap.

Tahap pertama tahun 2017 dan tahap kedua pada tahun 2019.

Dengan panjang penataan yaitu 548 meter.

(TRIBUNNEWSWIKI/NOVIANA WINDRI)

Ikuti kami di
Penulis: Noviana Windri Rahmawati
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved