Mitos Bulu Kucing Penyebab Mandul, Begini Tanggapan Tuti Suprapti yang Rawat Ratusan Kucing

Beredarnya mitos bulu kucing bisa menyebabkan kemandulan membuat sebagian orang enggan untuk memelihara hewan menggemaskan ini.

Mitos Bulu Kucing Penyebab Mandul, Begini Tanggapan Tuti Suprapti yang Rawat Ratusan Kucing - tuti-suprapti-3.jpg
Noviana Windri Rahmawati
Kucing terlantar yang Tuti temukan kini menjadi kucing gembul yang lucu, Minggu (8/12/2019)

TRIBUNNEWSWIKI.COM, BALI – Beredarnya mitos bulu kucing bisa menyebabkan kemandulan membuat sebagian orang enggan untuk memelihara hewan menggemaskan ini.

Tuti Suprapti membagikan ceritanya dalam merawat 104 kucing terlantar.

Ia juga sempat merasa takut dengan mitos bulu kucing bisa menyebabkan kemandulan dengan melakukan tes untuk mendeteksi adanya toksoplasmasis dalam dirinya.

“Saya sempat takut waktu itu. Saya kemudian tes tokso ternyata hasilnya negatif,” ucapnya.

Meski sempat dilarang memelihara kucing oleh saudara-saudaranya karena beredar mitos tersebut, Tuti malah dikarunai anak kedua setelah memelihara kucing.

Meski terpaut usia yang cukup jauh, yakni 10 tahun dari anak pertama.

Tuti Suprapti saat ditemui Tribun Bali kediamannya di Jalan By Pas Ngurah Rai No.26A, Denpasar, Bali, Minggu (8/11/2019)
Tuti Suprapti saat ditemui Tribun Bali kediamannya di Jalan By Pas Ngurah Rai No.26A, Denpasar, Bali, Minggu (8/11/2019) (Noviana Windri Rahmawati)

“Dulu saat punya anak pertama saya tidak pelihara kucing. Saat saya memelihara kucing, kucing saya hamil dan melahirkan. Saya ikutan hamil. Padahal saya pelihara banyak kucing waktu itu,” ujarnya.

Selain itu, berdasarkan pengalamannya berkonsultasi dengan dokter, Tuti menyebutkan toksoplasma tidak hanya bisa disebarkan dari bulu kucing saja.

Melainkan bisa diserbarkan oleh binatang lainnya.

Ia juga berbagi tips kepada masyarakat agar tetap menjaga kebersihan diri sendiri dan kucing peliharaan agar tidak terpapar bakteri toksoplasma.

“Yang penting jaga kebersihan. Untuk ruangan harus dipel dan disapu tiap hari. Setelah megang kucing ya harus cuci tangan dengan sabun. Dokter juga bilang juga harus jaga kebersihan. Karena toksoplasma itu bukan dari kucing saja,” pungkasnya.

(TRIBUNNEWSWIKI/NOVIANA WINDRI)

Ikuti kami di
Penulis: Noviana Windri Rahmawati
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved