Acara Denpasar Festival ke-12 Usung Tema 'Jantera Kebahagiaan'

Kota Denpasar kembali menggelar event akbar akhir tahun bertajuk Denpasar Festival (Denfest) 2019.

Noviana Windri
Denfest ke-12 bertajuk 'Jantera Kebahagiaan" akan berlangsung mulai 28-31 Desember 2019 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUNNEWSWIKI, BALI - Kota Denpasar kembali menggelar event akbar akhir tahun bertajuk Denpasar Festival (Denfest) 2019.

Denfest ke-12 kali ini mengusung tema 'Jantera Kebahagiaan'.

Kegiatan yang menjadi wahana kreatifitas dan hiburan masyarakat Kota Denpasar ini menyajikan beragam jenis kegiatan, hiburan hingga stand industri dan kuliner.

Beragam penampilan seni akan mengisi inagurasi pembukaan Denfest ke-12.

Yakni Kolaborasi Sanggar Jigu dan Yuganadha, Sanggar Bramara Gita, dan Pragina ITB Stikom Bali.

Stand Wirausaha Muda Denpasar di event akbar Denfest ke-12, Lapangan Puputan Badung, Denpasar, Sabtu (28/12/2019)
Stand Wirausaha Muda Denpasar di event akbar Denfest ke-12, Lapangan Puputan Badung, Denpasar, Sabtu (28/12/2019) (Noviana Windri)

Kabag Perekonomian dan SDA Setda Kota Denpasar, I Made Saryawan menjelaskan bahwa gelaran Denfest tahun ini dikemas berbeda dari tahun sebelumnya.

Dimana, bergerak dalam tema besar Jentera Kebahagiaan menitik beratkan pada komitmen Pemkot Denpasar dalam meningkatkan kebahagiaan masyarakatnya. 

"Hal ini sejalan dengan indeks kebahagiaan Kota Denpasar tertinggi di Bali, yaitu 7,4. Kendati demikian, festival tahun ini tetap menganut sistem bebas plastik dan menerapkan transaksi non tunai," ucapnya.

Denfest tahun 2019 ini menghadirkan 100 stand kuliner, stand partisipasi Bank Indonesia sebanyak 6 stand, Wirausaha Muda Denpasar sebanyak 23 stand dan Flora sebanyak 20 stand.

Saryawan menambahkan, sedikitnya terdapat 3.000 seniman Kota Denpasar yang terlibat mensukseskan gelaran Denfest  2019 ini. 

Denpasar Festival 2019

Tentunya dari pelaksanaan Denfest yang kali ini memasuki pelaksanaan ke-12 ini diharapkan dapat digelar secara berkelanjutan guna mendukung keberlanjutan orange ekonomi dan ekonomi kreatif di Kota Denpasar.

Selain sebagai wahana kreatifitas, hiburan dan rekreasi masyarakat kota juga manjadi wahana untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat serta mendukung terciptanya destinasi wisata baru yang bermuara pada kunjungan wisatawan dan peningkatan PAD Kota Denpasar.

“Tentunya kami berharap dapat memberikan dukungan penguatan seni, budaya dan kearifan lokal masyarakat yang salah satunya adalah kuliner, serta mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat yang bergerak dalam bingkai orange ekonomi,” pungkasnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved