Festival Air Suwat

Festival Air Suwat (FAS) adalah sebuah tradisi untuk mengangkat kesucian air yang membawa pengaruh positif bagi warga desa.

Instagram @festivalairsuwat
Siat Yeh (perang air) dimaknai untuk melawan energi buruk yang terjadi sebelumnya 

Air yang digunakan untuk siat yeh adalah air suci yang diambil dari Tukad Melanggih yang terletak di bawah Pura Dalem yang terletak di sebelah Tenggara Desa Suwat.

Konon, air dari Tirta Melanggih kerap digunakan oleh raja-raja di zaman Kerajaan Gianyar untuk ritual-ritual.

Prosesi

Permainan tradisional di tengah sawah dalam serangkaian Festival Air Suwat (FAS), Selasa (31/12/2019)
Permainan tradisional di tengah sawah dalam serangkaian Festival Air Suwat (FAS), Selasa (31/12/2019) (Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa)

1.   Hari pertama pada tanggal 30 Desember dimulai dengan pembukaan Festival Air Suwat (FAS) dengan acara trekking.

Prajuru, panitia, dan warga Desa Suwat, Gianyar menyisir alur jalan persawahan melewati terasering.

Masing-masing membawa karung.

Peserta trekking diwajibkan memungut sampah terutama sampah plastik.

Peserta yang paling banyak mengumpulkan sampah, maka mendapat hadiah.

Setelah itu, sebanyak 50 jenis pohon yang fungsinya sebagai sarana keperluan upacara juga ditanam.

Penanaman ini bertujuan agar warga atau pihak desa adat nanti tidak sulit mencari saat memerlukan tanaman tersebut. 

2.   Hari kedua pada tanggal 31 Desember dilanjutkan dengan mendak tirta.

Acara mendak tirta dimulai pukul 08.00 Wita.

Warga nunas tirta ke beji (sumber air bersih dan suci) yang berlokasi di alur sungai atau Tukad Melangge.

Tirta ini untuk persiapan siat yeh keesokan harinya.

Di hari yang sama sekitar pukul 15.00 Wita, acara dilanjutkan dengan permainan tradisional di tengah sawah.

Berbagai jenis permainan seru digelar mulai dari tarik tambang, menangkap bebek, mengusung kendi dan sebagainya.

Permainan ini seakan membawa ke masa lalu, masa di mana smartphone tak begitu menjadi candu.

Hidup di desa, bermain di sawah tanpa sungkan berbalur lumpur.

Acara ini dibuka untuk umum. Siapa pun boleh jadi peserta. 

3.   Hari ketiga pada tanggal 1 Januari adalah acara puncak sekaligus penutup rangkaian festival.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved