Kunjungan Wisatawan Menurun, Pendapatan Monumen Bajra Sandhi Ikut Anjlok di Tahun 2019

Pada Tahun 2019, rata-rata jumlah kunjungan wisatawan di Monumen Bajra Sandhi sebanyak 700-800 orang/hari yang didominasi oleh wisatawan dari kalangan

Kunjungan Wisatawan Menurun, Pendapatan Monumen Bajra Sandhi Ikut Anjlok di Tahun 2019
Noviana Windri
Sejumlah wisatawan nampak mengunjungi Monumen Bajra Sandhi, Renon, Denpasar, Rabu (29/1/2020) 

TRIBUNNEWSWIKI, BALIMonumen Perjuangan Rakyat Bali atau Monumen Bajra Sandhi yang berada di Jalan Puputan, Renon, Denpasar menjadi salah destinasi wisata di Kota Denpasar yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan lokal maupun mancanegara.

Pada tahun 2019, rata-rata jumlah kunjungan wisatawan di Monumen Bajra Sandhi sebanyak 700-800 orang/hari yang didominasi oleh wisatawan dari kalangan pelajar.

“Rata-rata kunjungan wisatawan di tahun 2019 itu sebanyak 700-800 orang per hari. Jadi musim libur bisa sampai 1000 wisatawan. Kalau tidak musim libur ya turun lagi. Terbanyak dari kalangan pelajar,” jelas Kepala UPTD Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Putu Suka Redaya.

Marco Punx Band

Namun, jumlah kunjungan dan pendapatan dari Monumen Bajra Sandhi untuk APBD Provinsi Bali tahun 2019 tersebut mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun 2018.

Pada tahun 2018, jumlah kunjungan Monumen Banjra Sandhi mencapai 210.586 orang dalam setahun dan menyumbangkan APBD sebesar Rp 6.978.860.706.

Sedangkan pada tahun 2019, jumlah kunjungan sebanyak 202.016 orang dalam setahun dan menyumbangkan APBD sebesar Rp 5.959.637.377.

Yang artinya jumlah kunjungan wisatawan turun sebanyak lebih dari 8 ribu wisatawan dan sumbangan ABPD turun sebesar lebih dari 1 miliar.

Rumah Panggung Suku Melayu Loloan

“Faktor yang menyebabkan penurunan kunjungan wisatawan tidak bisa diprediksi ya. Ada karena kondisi alam yang tidak bagus dan lainnya,” sambungnya.

Pihaknya mengatakan sudah berupaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dengan membuat website untuk Monumen Bajra Sandhi ataupun merubah wajah monumen dengan menambahkan lampu warna-warni agar lebih menarik.

“Kami berharap agar situasi ekonomi makin bagus, alam juga menunjukkan kondisi yang baik. Agar kondisi pariwisata di Bali semakin membaik,” tutupnya.

(TRIBUNNEWSWIKI/NOVIANA WINDRI)

Ikuti kami di
Penulis: Noviana Windri Rahmawati
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved