Cerita Pahit Joni Agung & Double T Selama 17 Tahun Berkarya

Joni Agung & Double T telah berkarya dalam blantika musik tanah air dengan genre reggae selama 17 tahun. banyak merasakan pahit manisnya berkarya

Cerita Pahit Joni Agung & Double T Selama 17 Tahun Berkarya
Noviana Windri
Penampilan Joni Agung & Double T dalam konferensi pers di Kubu Kopi, Denpasar, Rabu (5/2/2020). 

TRIBUNNEWSWIKI, BALI – Joni Agung & Double T telah berkarya dalam blantika musik tanah air dengan genre reggae selama 17 tahun.

Konsistensi band yang juga menjadi ikon band reggae berbahasa Bali dalam berkarya dibuktikan dengan banyaknya album yang berisikan lagu-lagu original karya mereka sendiri.

Yang kini Joni Agung & Double T telah memiliki 7 album telah dirilis selama 17 tahun berkarya.

Joni Agung & Double T pun hampir tak pernah sepi dari tawaran sebagai bintang tamu untuk mengisi konser-konser seremonial, komunitas hingga politik.

Selama perjalanan tersebut, tentu Joni Agung & Double T banyak merasakan pahit manisnya dalam mengisi panggung hiburan.

Marco Punx Band

Meski bukanlah pendatang baru, malahan internal misalnya kesalahan teknis anggota band juga dalam memainkan musik juga pernah dialami Joni Agung & Double T.

“Selama 17 tahun banyak sekali permasalahan band. Pasti ada. Setiap permasalahan cepat kami selesaikan. Paling sering terjadi kita sudah latihan lama tapi mainnya salah. Di balik panggung juga tetap dibahas sampai muka tidak enak. Tetapi saya selalu menekankan dengan teman-teman jangan sampai dibawa ke rumah,” ungkapnya.

Tak hanya masalah internal, masalah eksternal juga pernah dirasakan Joni Agung & Duble T.

Seperti para fans fanatik yang terkadang membuat hal negatif sebelum ataupun selama konser berlangsung hingga berakhir dengan larangan manggung pun juga pernah dialami band ini.

Ni Ketut Arini

“Biasanya saya dalam set lagu saya naik turunkan grafiknya. Berhenti dulu lalu biasanya juga saya ajak bicara terlebih dahulu audiens. Karena namanya anak muda kan. Tapi kami selalu berharap semoga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujar Joni Agung.

Meski demikian, pihaknya selalu membuat pengumuman untuk para fansnya di sosial media maupun saat konser berlangsung untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

Seperti membuat pengumuman di media sosial untuk para fans agar selalu menjaga keamanan dan ketertiban.

(TRIBUNNEWSWIKI/NOVIANA WINDRI)

Ikuti kami di
Penulis: Noviana Windri Rahmawati
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved