Matanai Band Rilis Album Bertajuk ‘Saling Gisi’ , Album Ikatan Persatuan di Pulau Bali

Matanai Band merilis album kedua bertajuk ‘Saling Gisi’ di Gianyar, Rabu (12/2/2020).

Matanai Band Rilis Album Bertajuk ‘Saling Gisi’ , Album Ikatan Persatuan di Pulau Bali
Noviana Windri
Matanai Band merilis album kedua bertajuk ‘Saling Sigi’ di Gianyar, Rabu (12/2/2020). 

TRIBUNNEWSWIKI, BALI – Matanai Band merilis album kedua bertajuk ‘Saling Gisi’ di Gianyar, Rabu (12/2/2020).

Matanai Band terbentuk sejak tahun 2012 digawangi oleh Tut Tangtu pada vokal, Kadir pada gitar 1, Herman pada gitar 2, Agus Tyson pada drum, Parat pada bass, dan Lelut pada keyboard.

Band bergenre reggae alternatif yang pernah booming lewat lagu ‘Metajen’ pada tahun 2017 ini hadir dengan karya terbarunya.

‘Saling Gisi’ menjadi tajuk dalam album keduanya ini memiliki makna ikatan persatuan yaitu tentang kebersamaan, kerukunan, pertemanan, dan toleransi.

“Kami ingin mengangkat tentang kebersamaan, kerukunan, pertemanan, dan toleransi yang ada di Bali,” jelas Parat.

Sambut Hari Raya Nyepi, Nyi Pelet Berdusta Rilis Singel Ketiganya Bertajuk ‘Pemuda 45’

Dalam album ‘Saling Sigi’ terdapat 5 lagu berbahasa Indonesia dan 4 lagu berbahasa Bali yang telah dirilis setahun yang lalu.

Diantaranya ‘Lagu Santai’, ‘Mentari di Nusa Penida’, ‘Srombotan Klungkung’, ‘Bintang di Langit’, ‘Be Bebek Be Guling’, ‘Saling Sigi’, ‘Uling Joh’, dan ‘Hingga Akhir Cerita’.

Single tersebut banyak ditulis oleh Tut Tangtu, sang vokalis yang justru sering mendapatkan inspirasi dari tempat umum, salah satunya di tempat tongkrongan.

“Saya banyak menuangkan ide untuk pembuatan lirik untuk Matanai. Ide-ide itu didapatkan kebanyakan dari tempat tongkrongan kami. Dan teman-teman juga banyak memberikan ide laku dijadikan satu dan padukan dan jadilah lirik lagu,”  jelas Tut Tangtu.

Joni Agung & Double T

Matanai Band sendiri lebih banyak membuat lagu bertema ekonomi, sosial, budaya, dan politik dibandingkan dengan lagu bertema cinta.

“Kalau lagu cinta memang kami jarang mendapatkan inspirasi. Ya karena kami lebih sering berkumpul dengan teman-teman di tempat tongkrongan. Jadi jarang terinspirasi percintaan,” sambung Tut Tangtu.

Menariknya, Matanai Band juga mengadopsi aliran musik lainnya seperti rock, blues, bahkan mengkolaborasikan musik nuansa Bali yaitu kecak, genjek dan gamelan Bali.

Sebelumnya, Matanai Band telah meluncurkan album pertama bertajuk ‘Rencana Tuhan’ yang berisikan 8 lagu an 2 bonus track yaitu ‘Touring Vespaku’, ‘Matajen’, ‘The Je Kiap’, ‘K.T.M’ (Kita Terbang Melayang’, ‘Nasi Babi Guling’, ‘Vespa Amah Leyak’, ‘I Love You Bali’, ‘Under Fruit’, ‘Sing Puyah Sing Mulih’, dan ‘Rencana Tuhan’.

(TRIBUNNEWSWIKI/NOVIANA WINDRI)

Ikuti kami di
Penulis: Noviana Windri Rahmawati
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved