Ibadah Haji Tetap Berjalan, Bali Kebagian Jatah Sebanyak 698 Jamaah Haji

Pemerintah Indonesia menegaskan ibadah haji tahun 2020 akan tetap berjalan.

Ibadah Haji Tetap Berjalan, Bali Kebagian Jatah Sebanyak 698 Jamaah Haji
TRIBUNBALI/Noviana Windri
Menteri Agama RI, Fachrul Razi dalam kunjungan kerjanya di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, Kamis (12/3/2020). 

TRIBUNBALIWIKI.COM, DENPASAR - Meski Pemerintah Arab Saudi menghentikan sementara ibadag umroh akibat merebaknya virus corona.

Namun, Pemerintah Indonesia menegaskan ibadah haji tahun 2020 akan tetap berjalan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Agama RI, Fachrul Razi dalam kunjungan kerja di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bali, Jalan Cok Agung Tresna, Denpasar, Kamis (12/3/2020).

"Persiapan-persiapan tetap kita lakukan. Pemberangkatan haji akan tetap dilaksanakan," ujarnya.

Menag Sebut Jemaah Umroh Indonesia Akan Dipulangkan 15 Maret Mendatang

Namun, ia menyebutkan Pemerintah Arab Saudi belum menetapkan kebijakan apapun terkait ibadah haji tahun ini.

"Kita selalu berkomunikasi dengan Arab Saudi. Tetapi belum ada keputusan. Kita siap-siap saja," tegasnya.

Secara terpisah, Kasi Penyelengaraan Bina Unroh dan Haji Khusus Kemenag Provinsi Bali, Aminah menyebutkan kuota haji untuk Provinsi Bali tahun 2020 sebanyak 698 orang jamaah.

Namun, jumlah kuota tersebut turun dibandingan tahun 2019 dengan jumlah kuota sebanyak 1054 orang jamaah.

"Persiapan pemberangkatan haji masih normal. Kuota tahun ini berkurang karena tidak ada tambahan lagi dan itu yang menentukan Bapak Presiden. Sedangakn tahun 2019 kuota haji Provinsi Bali sebanyak 1054 orang," jelasnya.

Dengan kuota 698 orang jamaah tersebut nantinya akan dibagi menjadi dua gelombang.

Gelombang pertama akan berangkat pada 25 Juni 2020.

Sedangkan gelombang kedua akan berangkat pada 25 Juli 2020.

Ikuti kami di
Penulis: Noviana Windri Rahmawati
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved