Kisah Sukses Gede Yudi Ariawan, Jualan Laklak Beromzet Jutaan

Gede Yudi Ariawan, seorang pengusaha jajanan tradisional laklak asal Desa Gobleg, Singaraja.

Kisah Sukses Gede Yudi Ariawan, Jualan Laklak Beromzet Jutaan
TRIBUNNEWSWIKI/Noviana Windri
Gede Yudi Ariawan saat ditemui Tribun Bali di Laklak Buleleng 'Laku 168' di Jalan Drupadi, Sumerta, Denpasar, Bali, Sabtu (14/3/2020) 

TRIBUNBALIWIKI.COM, DENPASAR - Usaha jajanan tradisonal tidak bisa selalu dipandang sebelah mata.

Salah satunya jajanan tradisional khas Bali, yaitu laklak.

Di balik rasanya yang gurih, ternyata laklak  menyimpan potensi untung yang tidak sedikit.

Seperti yang dirasakan Gede Yudi Ariawan, seorang pengusaha jajanan tradisional asal Desa Gobleg, Singaraja.

Ia memulai usaha laklak sejak tahun 2016 yang saat itu ia masih berusia 19 tahun dan baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah menengah atas.

Pada awalnya, Yudi, sapaan akrabnya, memulai usahanya dengan memberi nama '168' dimana hal tersebut diambil dari filosofi China yang dianggap sebagai angka keberuntungan.

Nikmatnya Jaje Laklak di Warung Laku 168 Panjer, Kudapan Khas Bali Murah Meriah

Dimana angka 1 memiliki arti kelahiran manusia di dunia, angka 6 memiliki arti kerja keras, dan angka 8 melambangkan kisah sukses dan kaya raya.

"Ini awalnya semua perusahaan saya diberi nama 168. Yang menurut fengsui artinya sekali melangkah pasti maju," ceritanya.

Warung Laklak ‘Laku 168’ di Jalan Gunung Sanghyang, Panjer, Denpasar, Bali, Jumat (13/3/2020)
Warung Laklak ‘Laku 168’ di Jalan Gunung Sanghyang, Panjer, Denpasar, Bali, Jumat (13/3/2020) (Noviana Windri)

Berkat kejeliannya melihat peluang usaha jajanan tradisonal, Yudi, sapaan akrabnya kini telah memiliki 2 cabang warung laklak dengan 7 orang karyawan.

Warung pertama bernama Laklak Bali 'Laku 168' di Jalan Sanghyang, Panjer, Denpasar, Bali.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Noviana Windri Rahmawati
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved