Virus Corona Merebak, Pawai Ogoh-Ogoh Tetap Dilaksanakan di Desa Adat Sidakarya

Perbekel Desa Sidakarya, I Wayan Rena mengatakan parade ogoh-ogoh di tingkat Desa Adat Sidakarya tetap dilaksanakan pada malam pengerupukan, Selasa.

Virus Corona Merebak, Pawai Ogoh-Ogoh Tetap Dilaksanakan di Desa Adat Sidakarya
TRIBUNNEWSWIKI/Noviana Windri
Perbekel Desa Adat Sidakarya, I Wayan Rena saat ditemui di Banjar Dukuh Mertajati, Sidakarya, Senin (16/3/2020) 

TRIBUNWIKIBALI.COM, DENPASAR - Perbekel Desa Sidakarya, I Wayan Rena mengatakan parade ogoh-ogoh di tingkat Desa Adat Sidakarya tetap dilaksanakan pada malam pengerupukan, Selasa (24/3/2020).

Ia menyebutkan parade ogoh-ogoh tetap dilakukan sesuai dengan kesepakatan dengan pemuda STT Desa Adat Sidakarya.

"Persiapan kita di Desa Adat Sidakarya jadi masing-masing STT sudah sepakat untuk tetap melakukan kegiatan parade yang dilaksanakan pada 24 maret nanti," jelasnya.

Perjalanan Karier Yudi Ariawan Bisnis Ayam Betutu Hingga Laklak 168

Pihaknya telah melakukan koordinasi dengan 5 STT di Desa Adat Sidakarya yang nantinya ikut serta dalam parade ogoh-ogoh pada malam pengerupukan.

Parade ogoh-ogoh Desa Adat Sidakarya dilakukan mulai pukul 19.00 Wita yang mengambil titik di perempatan Banjar Tengah, Sidakarya.

Lebih lanjut, sebagai langkah pencegahan virus corona, pihaknya mengatakan telah melakukan sosialisasi dari tingkat rumah tangga hingga lembaga kemasyarakatan.

Selain itu, juga akan dilakukan penyemprotan desinfektan terhitung mulai hari ini, Senin (13/3/2020) hingga Selasa (31/3/2020).

Misteri Larangan Pembuatan Ogoh-Ogoh di Desa Adat Renon

"Secara internal kami melakukan sosialisasi dan penyuluhan untuk mencuci tangan secara rutin. Kami juga melakukan penyemprotan desinfektan yang sudah kita kondisikan nanti. Karena kita baru punya 1 alat. Masing-masing dusun dulu dilakukan penyemprotan. 

Dan sebelum pengerupukan akan kita juga akan dilakukan penyemprotan termasuk ogoh-ogoh. Dan semua akan kita lakukan penyemprotan. Karena ini menjadi skala prioritas," sambungnya.

Terakhir, I Wayan Rena berharap pelaksanaan Hari Raya Nyepi Caka 1942 berjalan dengan damai, lancar, tertib dan aman yang menjadi skala utama

(TRIBUNNEWSWIKI, NOVIANA WINDRI)

Ikuti kami di
Penulis: Noviana Windri Rahmawati
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved