Kelurahan Pedungan

Kelurahan Pedungan adalah salah satu kelurahan yang ada di Kecamatan Denpasar Selatan, Denpasar, Bali. Kelurahan Pedungan memiliki luas wilayah 7,49

Tangkapan layar Google Maps
Tangkapan layar wilayah Kelurahan Pedungan dari Google Maps 

TRIBUNNEWSWIKI, BALIKelurahan Pedungan adalah salah satu kelurahan yang ada di Kecamatan Denpasar Selatan, Denpasar, Bali.

 Kelurahan Pedungan memiliki luas wilayah 7,49 kilometer persegi.

Kelurahan Pedungan saat ini dipimpin oleh seorang lurah bernama Anak Agung Gede Oka, SE.

POSISI

Sebelah timur Kelurahan Pedungan berbatasan dengan Kelurahan Sesetan.

 Sebelah barat Kelurahan Pedungan berbatasan dengan Desa Kepaon dan Desa Pemogan.

Sebelah utara Kelurahan Pedungan berbatasan dengan Desa Dauh Puri Kauh.

 Sebelah selatan Kelurahan Pedungan berbatasan dengan Tajung Benoa.

Kelurahan Sesetan

VISI

Terwujudnya masyarakat Kelurahan Pedungan yang kreatif, mandiri dan berbudaya serta meningkatkan pelayanan dalam keseimbangan menuju keharmonisan.

MISI

1.      Meningkatkan iman dan taqwa masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2.      Menggali semua potensi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat

3.      Meningkatkan peran serta masyarakat dalam meningkatkan kualitas lingkungan

4.      Memantapkan sistem administrasi pelayanan prima pemerintah, dan pembinaan kemasyarakatan yang efektif dan efisien

5.      Menumbuhkan rasa peduli terhadap keamanan dan kenyamanan wilayah

6.      Mendorong sikap kewirausahaan dan meningkatkan ekonomi kerakyatan

7.      Menegakkan supremasi hukum dan penyelenggaraan pemerintah yang bersih dan berwibawa

Desa Sidakarya

SEJARAH

Terdapat informasi yang bisa dijadikan pedoman menurut cerita dari tokoh-tokoh masyarakat serta didukung bukti-bukti peninggalan yang diketemukan dan dipakai sebagai acuan didalam penyusunan publikasi ‘Propil Pembangunan Kelurahan Pedungan’ terutama menyangkut sejarah terbentuknya Kelurahan Pedungan.

 Adapun wilayah Kelurahan Pedungan yang sekarang ini merupakan daerah perbatasan  (tepi siring) dari Kerajaan Badung dengan Daerah Kekuasaan Kerajaan Mengwi di sebelah selatan pada jaman dahulu.

Kelurahan Pedungan sekarang ini merupakan derah kunci dari daerah kekuasaan Kerajaan Badung dalam menghadapi serangan prajurit Kerajaan Mengwi.

Untuk menunjang pasukan Kerajaan Badung di dalam memelihara kewaspadaan terhadap segala kemungkinan yang akan terjadi perlu adanya perlengkapan –perlengkapan yang dibutuhkan untuk maksud tersebut.

Oleh karena itu Desa-Desa yang berada di daerah kunci diberikan juga tugas-tugas untuk membantu kekuatan militer dari kerajaan Badung.

Desa Pedungan bertugas untuk pengadaan senjata dan tempat penyimpanan seniata demi kepentingan para serdadu kerajaan yang berada digaris depan.

Selain itu bertugas pula menyediakan tempat penyimpana vahan makanan para serdadu tersebut.

Sedangkan Desa adat Kepaon beryugas untuk mengolah bahan pangan bagi kepentingan para serdadu.

Analisa ini didasarkan kepada beberapa ‘istilah ‘atau ‘kata’ yang melatarbelakangi sejarah terbentuknya Kelurahan Pedungan yakni.

‘Pedungan’ yang berasal dari kata ‘Duung’ yang berarti senjata.

Mendapatkan awalan ‘Pe’ dan akhiran ‘An’ sehingga menjadi ‘Pedungan’ yang berarti tempat pengadaan dan penyimpanan perlengkapan senjata.

Hal ini diperkuat dengan adanya Banjar Pande dan Pura Dalem Pekerisan.

Banjar Pande ini berfungsi untuk membuat persenjataan.

I Wayan Sueta

Sedangkan Pura Dalem Pekerisan merupakan tempat penyimpanan Keris Sakti dan Tombak Pusaka, yang sampai sekarang ini masih disucikan oleh masyarakat Kelurahan Pedungan dan selalu diturunkan pada saat melasti ke laut (Melasti) Pemogan dan Kepaon.

Apabila dilihat dari fungsi  dari desa-desa  adat yang membantu ‘Desa Adat Pedungan’ maka tidak bisa terlepas satu sama lainnya untuk mencapai tujuan akhir.

Dari sini ketiga Desa Adat tersebut bersatu menjadi Desa Pedungan karena berkembangnya jaman serta bertambahnya laju pertumbuhan penduduk perkotaan, maka terbentuklah Kota Administratif Denpasar.

Sejak itu Desa Pedungan yang meliputi 3 desa adat dimekarkan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Bali Nomor: 57/1982tanggal 1 Juni 1982 yang terbagi menjadi 2 (dua) wilayah yakni Kelurahan Pedungan dan Desa Pemogan.

Pada tanggal 22 September 1982 melalui Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor : 140-502 Pedungan ditetapkan menjadi Kelurahan Pedungan.

KESENIAN

Kesenian Kelurahan Pedungan masih terbilang baru.

Yaitu baru diresmikan pada 28 Oktober 2018 lalu berupa tarian yang diberi nama ‘Satria Wirang’.

‘Satria Wirang’ memiliki arti Satria yaitu Berani, dan Wirang berbati Nindihin atau Mengabdi.

Jadi Satria Wirang memiliki filosofi Harus berani berjuang dan berusaha dalam pengabdian di tanah kelahiran.

(TRIBUNNEWSWIKI, NOVIANA WINDRI)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved