Kelurahan Sumerta

Kelurahan Sumerta memiliki luas wilayah 52,84 hektar. Yang terbagi menjadi 34,58 hektar untuk wilayah pemukiman, 8,69 hektar untuk pekarangan

Tangkapan Layar Google Maps
Kelurahan Sumerta via google maps 

TRIBUNNEWSWIKI, BALIKelurahan Sumerta adalah salah satu kelurahan di Kecamatan Denpasar Timur, Denpasar, Bali.

Kelurahan Sumerta merupakan dataran rendah yang terletak pada ketinggian kurang dari 15 meter di atas permukaan laut yang membujur ke barat dengan struktur tanah rata. 

Kelurahan Sumerta memiliki luas wilayah 52,84 hektar.

Yang terbagi menjadi 34,58 hektar untuk wilayah pemukiman, 8,69 hektar untuk pekarangan, 0.55 hektar untuk perkantoran, dan 8,57 hektar untuk wilayah umum.

Kelurahan Sumerta merupakan pemekaran dari Desa sumerta diresmikan menjadi kelurahan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Bali Nomor 57 tahun 1982 tertanggal 1 Juni 1982 tentang Penetapan Desa – Desa Persiapan menjadi Desa Alternatif dalam wilayah Kota Administratif Denpasar.

Yang terdiri dari 7 lingkungan, 1 desa adat dan 5 banjar adat.

Kelurahan Sumerta saat ini dipimpin oleh seorang lurah bernama I Wayan Eka Apriana.

Kelurahan Pedungan

POSISI

Sebelah Utara Kelurahan Sumerta berbatasan dengan Kelurahan Kesiman

Sebelah Selatan Kelurahan Sumerta berbatasan dengan Desa Sumerta Kelod

Sebelah Barat Kelurahan Sumerta berbatasan dengan Desa Sumerta Kauh

Sebelah Timur Kelurahan Sumerta berbatasan dengan Kelurahan Kesiman

VISI

Spirit Sewaka Dharma Sebagai Syarat Keberhasilan ‘Semangat Melayani’

MISI

  1. Memberikan pelayanan kepada Masyarakat dengan Senyum dan Ramah Tamah.
  2. Melayanai Masyarakat Dengan Tidak Membedakan Golongan Yang Ada Dalam Lapisan Masyarakat
  3. Memberikan Pelayanan Dengan Cepat Dan Akurat Serta Langsung Menyentuh Kebutuhan Masyarakat
  4. Melayanai Masyarakat Yang Bersifat Mendidik, mencerahi, Dan Mampu Memberdayakan Masyarakat
  5. Melayanai Masyarakat Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat.
  6. Mewujudkan Pemerintahan Yang Bersih Dan Berwibawa
  7. Meningkatkan Pelayanan Publik Yang Transparan dan Efisien
  8. Mempercepat Pertumbuhan dan Memperkuat Ketahanan ekonomi Masyarakat melalui sistem ekonomi kerakyatan
  9. Mewujudkan Pemberdayaan Masyarakat Berdasarkan Kearifan Lokal dan  Budaya Kreatif

SEJARAH KELURAHAN SUMERTA

Menurut tokoh-tokoh masyarakat serta didukung oleh bukti-bukti yang ditemukan yang dipakai sebagai acuan dalam penyusunan profil Kelurahan, khususnya menyangkut sejarah Kelurahan Sumerta.

Tempat atau lokasi wialyah ini dahulu bernama ‘Wongaya’ dalam perkembangan selanjutnya disebut Sumerta Wongaya dan sekarang berubah menjadi Sumerta.

Tentang kata ‘Sumerta’ diambil dari nama salah seorang pemimpin yang pernah memimpin wilayah ini saat itu.

Istilah ‘Sumerta’ yang dipakai nama Kelurahan Sumerta dapat dijumpai dalam prasasti Ki Kerobakan Badung yang antara lain berbunyi sebagai berikut.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved