Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar

Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar merupakan perguruan tinggi seni di Bali yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang be

zoom-inlihat foto Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar
website Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar
Logo Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUNBALI.COM, DENPASAR – Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar merupakan perguruan tinggi seni di Bali yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

ISI Denpasar didirikan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia tanggal 28 Juli 2003 yang merupakan integrasi dari Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Denpasar dan Program Studi Seni Rupa dan Desain (PSSRD) Universitas Udayana.

ISI Denpasar berakreditasi A.

ISI Denpasar terletak di Jl. Nusa Indah, Kelurahan Sumerta, Denpasar, Kota Denpasar, Bali.

POSISI

Sebelah Utara ISI Denpasar berbatasan dengan Peroustakaan UPTD Taman Budaya Provinsi Bali dan pemukiman warga.

Sebelah Selatan ISI Denpasar berbatasan dengan Taman Budaya Provinsi Bali.

Sebelah Timur ISI Denpasar berbatasan dengan pemukiman warga Kelurahan Sumerta.

Sebelah Barat ISI Denpasar berbatasan dengan pemukiman warga Desa Sumerta Kaja.

SEJARAH SINGKAT

Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar adalah perguruan tinggi seni yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

ISI Denpasar secara fungsional dibina oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

ISI Denpasar didirikan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2003 tanggal 26 Mei 2003 yang merupakan integrasi dari Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Denpasar dan Program Studi Seni Rupa dan Desain (PSSRD) Universitas Udayana.

STSI Denpasar sebelumnya bernama Akademi Seni Tari Indonesia (ASTI) Denpasar, didirikan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Bali pada tanggal 28 Januari 1967.

Pendirian ASTI Denpasar dilandasi Pola Dasar Kebijaksanaan Pembinaan Kebudayaan Daerah Bali yang memperhatikan sifat-sifat pertahanan, penggalian, pembinaan dan pengembangan kebudayaan daerah Bali.

Makin intensifnya interaksi antara kebudayaan dan teknologi, serta bertambah banyaknya seniman yang meninggal dunia, menyebabkan beberapa bentuk kesenian tradisional Bali dikhawatirkan akan punah, sehingga perlu diadakan pendidikan kesenian bagi generasi muda sebagai pewaris dan penyelamat kebudayaan bangsa.

Sesudah dua tahun berdiri, ASTI Denpasar menerima status penegerian dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dengan surat Keputusan Nomor 066/1969 tanggal 7 Agustus 1969.

ASTI Denpasar dinyatakan sebagai jurusan dari ASTI Yogyakarta yang pengelolaannya ditangani oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Selama 8 tahun melaksanakan pendidikan di bawah Direktorat Jenderal Kebudayaan dan adanya perubahan struktur organisasi dalam tubuh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, maka sejak tahun 1976 pengelolaan ASTI Denpasar ditangani oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, serta pembinaan diarahkan kepada pembentukan Institut Seni Indonesia (ISI) bersama dengan Akademi-akademi kesenian lainnya di Indonesia.

Ikuti kami di
KOMENTAR
332 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved