SMAN 4 Denpasar

SMAN 4 Denpasar merupakan salah satu sekolah menengah atas yang berstatus negeri di Kota Denpasar Bali. SMA Negeri 4 Denpasar berdiri pada tanggal 19

Google Maps
SMAN 4 Denpasar nampak dari luar 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUNBALI.COM, DENPASAR - SMAN 4 Denpasar merupakan salah satu sekolah menengah atas yang berstatus negeri di Kota Denpasar Bali.

SMA Negeri 4 Denpasar berdiri pada tanggal 19 Juli 1982

SMAN 4 Denpasar beralamat di Jl. Gunung Rinjani Perumnas Monang-Maning Denpasar Barat, Bali.

Peringkat akreditasi SMAN 4 Denpasar adalah A.

SEJARAH SINGKAT

SMA Negeri 4 Denpasar terletak di wilayah Denpasar Barat, tepatnya di Jalan Gunung Rinjani Perumnas Monang-maning Denpasar.

SMA Negeri 4 Denpasar berdiri pada tanggal 19 Juli 1982.

Namun pada saat itu gedung SMA Negeri 4 Denpasar belum berdiri, maka untuk sementara kegiatan belajar mengajar di laksanakan di SD Negeri Tulang Ampiang.

Pada pertama berdiri para siswanya berasal dari siswa yang lebih dari seluruh SMA yang ada di Badung.

Pada tanggal 4 Januari 1983 akhirnya Gedung SMAN 4 Denpasar telah rampung dikerjakan, maka tempat belajar dipindahkan dari SD Negeri Tulang Ampiang ke Perumnas Monang-maning Denpasar dengan jumlah siswa 4 kelas.

Drs. I Wayan Jigra selaku Kepala Sekolah saat itu berjuang bersama para guru dan pegawai untuk melaksanakan perbaikan-perbaikan lingkungan seperti membuat kebun, jalan setapak dan sebagainya.

Ia menjadi Kepala SMAN 4 Denpasar hingga tahun 1990.

Hasil kerja keras yang telah dilaksanakan SMAN 4 Denpasar terkenal di Bali bahkan sampai ke luar daerah.

Terlebih-lebih ditunjang oleh nilai Ujian Nasional yang konsisten dari tahun ke tahun hingga siswanya banyak yang diterima di SIPENMARU. 

Dari tahun 1990 sampai dengan 1997 SMAN 4 Denpasar dipimpin oleh Drs. Made Sumerta.

Tahun 1997 SMAN 4 Denpasar ditunjuk menjadi sekolah binaan khusus (SBK) yang pertama di Bali.

Cara penerimaan siswa 2 jalur yaitu jalur TPA dan NEM.

Tahun 1997 sampai 1998 SMAN 4 Denpasar dipimpin oleh Drs. I Ketut Mustika.

Pada saat itu SMAN 4 Denpasar ditunjuk sebagai sekolah unggulan propinsi Bali.

Hasil penerimaan siswa baru dan penerimaan siswanya di Perguruan Tinggi Negeri tetap bertahan.

Pada tahun 1998 hingga saat ini jabatan Kepala SMAN 4 Denpasar dijabat oleh Dr. I Wayan Rika MPd.

SMA Negeri 4 Denpasar tetap sebagai sekolah unggulan propinsi Bali dan pada tahun 2002 SMA Negeri 4 Denpasar menjadi Pilot Project KBK (Kurikulum Berbasis Kompetensi).

Prestasi gemilang dibawah kepemimpinan Dr. I Wayan Rika.MPd. terus diraih pada olimpiade baik tingkat nasional maupun internasional.

Kini SMAN 4 Denpasar telah dikenal sebagai sekolah terfavorit dengan predikat sekolah unggulan Propinsi Bali, Sekolah Bertaraf Internasional (SBI), Sekolah Pilot Projek Kurikulum 2013, Sekolah Model dan Sekolah Rujukan.

Gedung perkantoran berdiri dengan megah berlantai 3, gedung lainnya berlantai 1 dan 2, dan satu gedung kelas berlantai 3.

VISI

Menghasilkan sumber daya manusia yang cerdas spiritual, cerdas intelektual, cerdas emosional,  berbasis budaya dan lingkungan.Visi tersebut di atas mencerminkan cita-cita sekolah yang berorientasi ke depan dengan memperhatikan potensi kekinian, sesuai dengan norma dan harapan masyarakat. Untuk mewujudkannya, Sekolah menentukan langkah-langkah strategis yang dinyatakan dalam Misi berikut:  

MISI  

1.    Meningkatkan mutu KBM yang meliputi delapan standar pendidikan.

2.    Melaksanakan program pengayaan dan remidi secara teratur

3.    Melaksanakan kegiatan ektrakurikuler secara teratur, intensif dan terarah

4.    Membentuk club-club bidang studi yang diunggulkan untuk menghadapi berbagai lomba seperti olimpiade baik di dalam maupun di luar negeri

5.    Mengembangkan secara optimal potensi seni danbudaya yang dimiliki para siswa untuk mendukung program pemerintah daerah serta sebagai upaya pengendalian tingkat emosional siswa

6.    Memberikan latihan dasar kepemimpinan bagi para siswa baru

7.    Melaksanakan kegiatan ibadah secara teratur

8.    Menumbuhkan minat literasi membaca, sains, media, TI, dan lainnya dengan menyediakan fasilitas khusus.

9.    Meningkatkan kemampuan berbahasa inggris

10.Meningkatkan wawasan wiyata mandala

11.Melaksanakan program student exchange bagi siswa dan guru ke luar negeri, guna menghadapi era globalisasi.

12.Melaksanakan program kemitraan dengan orang tua siswa untuk meningkatkan prestasi belajar siswa.

13.Melaksanakan kegiatan partnership baik di dalam maupun di luar negeri, dengan sekolah, universitas, dan lembaga-lembaga yang perduli terhadap dunia pendidikan.

14.Menumbuhkan sikap budi pekerti yang berkarakter mlalui kegiatan aktualisasi kepramukaan.

KLUB BELAJAR

a. Klub Biologi 

b. Klub Fisika

c. Klub Matematika

d. Klub Kimia

e. Klub Astronomi

f. Klub Komputer

g. Klub Ekonomi

h. Klub Geografi dan Kebumian

i. Klub Bahasa Inggris

j. Klub Bahasa Jerman

k. Klub Bahasa Jepang

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved