Hari Anak Nasional, Pengajuan Dispensasi Nikah di Denpasar Meningkat Dua Kali Lipat

Hari Anak Nasional, Pengadilan Agama (PA) Denpasar menerima pengajuan dispensasi nikah yang dilakukan oleh pasangan di bawah umur.

IST
Ilustrasi nikah. 

TRIBUN-BALIWIKI.COM, DENPASAR - Hari Anak Nasional, Pengadilan Agama (PA) Denpasar menerima pengajuan dispensasi nikah yang dilakukan oleh pasangan di bawah umur.

Kasir PA Denpasar, Ardiansyah mengatakan dispensasi nikah yang diterima oleh PA Denpasar jumlahnya meningkat dua kali lipat pada tahun 2020.

Periode Januari - 23 Juli 2020, jumlah pengajuan dispensasi nikah yang diterima sebanyak 14 kasus.

Psikologi Anak Belajar di Tengah Pandemi

Dibandingnya dengan periode Januari-Agustus 2019 jumlah pengajuan dispensasi nikah yang diterima sebanyak 8-9 kasus.

"Proses pengajuan dispensasi nikah ini pihak pasangan yang ingin menikah telah mengajukan ke KUA. Namun, ditolak karena belum cukup umur. Baru kemudian bisa mengajukan permohonan dispensasi kawin ke pengadilan agama," jelasnya saat ditemui Tribun Bali, Kamis (23/7/2020).

PA Denpasar mencatat alasan utama dari pengajuan dispensasi kawin adalah untuk menghindari perbuatan zina.

Perlu diketahui bahwa adanya perubahan perundang-undangan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawianan dimana batas usia dispensasi nikah diizinkan apabila pria berusia di bawah 19 tahun dan wanita berusia di bawah 16 tahun.

Hari Anak Nasional, Denpasar Ditunjuk Menjadi Lokasi Best Practices Kota Layak Anak Indonesia-Iran

Dirubah dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang batas usia dispensasi nikah diizinkan apabila pria dan wanita  berusia 19 tahun. 

Ikuti kami di
Penulis: Noviana Windri Rahmawati
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved