Persiapan Kesehatan Reproduksi Sebelum Menikah

Memutuskan diri untuk membangun rumah tangga bukan hanya soal kesiapan mental dan finansial. Namun juga tentang kesehatan reproduksi demi menyiapkan

pixabay
Tingkat kesuburan pria dan wanita 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Memutuskan diri untuk membangun rumah tangga bukan hanya soal kesiapan mental dan finansial.

Namun juga tentang kesehatan reproduksi demi menyiapkan kehamilan ya, Tribunners.

Terlebih menurut para ahli, masa emas pertama kesuburan seorang wanita adalah rentan usia 20-24 tahun.

Sedangkan masa emas kedua adalah rentan usia 25-29 tahun.

Sedangkan pada pria tingkat kesuburan tidak berpengaruh pada usia.

Namun, biasanya mulai berkurang sekitar umur 40-45 tahun

dr. Rinto Riantori, Sp. OG menjelaskan bagi pasangan yang hendak menikah sebaiknya melakukam premarital konseling atau konseling sebelum menikah.

Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui tentang bagaimana menjalani pernikahan, mempunyai keturunan, skrinning rahim dan sperma, bahaya dalam kehamilan, serta perawatan anak yang akan dilahirkan.

Pengaruh Negatif Pada Tingkat Kesuburan Pria dan Wanita

Daftar Perkiraan Biaya Persalinan Normal di Bali Royal Hospital

"Namun di negara kita premarital konseling belum berjalan sempurna. Intinya, untuk mempercepat mendapatkan keturunan, lakukan pemeriksaan rahim dengan USG (apakah ada kelainan atau tidak), 3 bulan sebelum menikah dianjurkan olahraga teratur, makan yang bergizi, dan mengkonsumsi asam folat, anti oksidan, vitamin D3, cara ini untuk mempersiapkan kehamilan," jelasnya dalam Kulwapp Berani Berencana 4 pada Minggu (27/9/2020).

Beberapa cara menjaga organ seksual dan reproduksi diantaranya adalah:

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Noviana Windri Rahmawati
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved