Lelaki Lebih Rentan Terkena Penyakit Jantung? Ini Penjelasan Dokter

Penyakit jantung bawaan merupakan masalah jantung yang ditemukan pada bayi dan yang paling umum ditemukan adalah kebocoran katup jantung.

Tribun Bali
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah RS Kasih Ibu Denpasar, Ni Wayan Lena Agustini, SpJP FIHA dalam segmen Bli Ojan Jeg Lais 'Mitos atau Fakta, Rajin Berolahraga Jantungnya Sehat' 

TRIBUN-BALIWIKI.COM, DENPASAR - Terdapat beberapa jenis penyakit jantung.

Di antaranya penyakit jantung koroner yang terjadi akibat penyempitan pembuluh darah ke jantung.

Penyakit jantung bawaan merupakan masalah jantung yang ditemukan pada bayi dan yang paling umum ditemukan adalah kebocoran katup jantung.

Infeksi jantung (endokarditis) disebabkan oleh infeksi pada lapisan jalam jantung.

Gagal jantung yang disebabkan oleh kegagalan otot jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Aritmia yang disebabkan oleh gangguan irama jantung yang menyebabkan denyut jantung tidak normal.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah RS Kasih Ibu Denpasar, Ni Wayan Lena Agustini, SpJP FIHA untuk mendeteksi dini atau skrining penyakit jantung bisa dilakukan dengan beberapa cara.

Baca juga: Fakta atau Mitos Rajin Berolahraga Jantung Seseorang Pasti Sehat

Pertama, mengenali diri sendiri apakah memiliki faktor resiko akan menderita penyakit jantung atau tidak.

Adakah riwayat keluarga yang juga menderita penyakit jantung atau kematian mendadak di usia muda.

Perokok, alkohol, memiliki hipertensi dan atau diabetes, kurang aktivitas fisik, obesitas, diet yang tidak sehat, stress, serta dibantu dengan pemeriksaan lainnya untuk mengetahui riwayat hiperkolesterol.

"Faktor resiko biasanya laki-laki paling banyak yang menderita serangan jantung atau jantung koroner. Penyebab kematian tertinggi itu masih jantung koroner," ungkapnya dalam youtube Tribun Bali berjudul 'Mitos atau Fakta, Rajin Berolahraga Jantungnya Sehat' diakses pada Senin (2/11/2020).

Baca juga: 8 Cara Ini Mampu Turunkan Berat Badan Tanpa Jalani Olahraga

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah RS Kasih Ibu Denpasar, Ni Wayan Lena Agustini, SpJP FIHA dalam segmen Bli Ojan Jeg Lais 'Mitos atau Fakta, Rajin Berolahraga Jantungnya Sehat'
Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah RS Kasih Ibu Denpasar, Ni Wayan Lena Agustini, SpJP FIHA dalam segmen Bli Ojan Jeg Lais 'Mitos atau Fakta, Rajin Berolahraga Jantungnya Sehat' (Tribun Bali)

Ni Wayan Lena Agustini, SpJP FIHA menyarankan siapapun orangnya untuk melakukan deteksi dini atau skrining awal untuk mendeteksi adanya gangguan atau resiko penyakit jantung.

Dikutip dari websiter resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, terdapat beberapa gejala penyakit jantung koroner diantaranya.

1. Nyeri dan rasa tidak nyaman di dada tengah, dada kiri atau epigastrium, menjalar ke leher, bahu kiri dan tangan kiri, serta punggung

2. Seperti tertekan, diremas-remas terbakar atau ditusuk.

3. Dapat disertain keringat dingin, mual, muntah, lemas, pusing melayang, serta pingsan.

4. Timbul tiba-tiba dengan intensitas tinggi, berat ringan bervariasi.

(Tribunnewswiki/Noviana Windri Rahmawati)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved