Perkembangan Janin dari Minggu 14 hingga Minggu 40 Jelang Kelahiran

Perkembangan janin dalam kandungan umumnya dibagi menjadi tiga trimester atau periode tiga bulan.

Istimewa
Perkembangan Janin dari Minggu 1 hingga Minggu 13 

TRIBUN-BALIWIKI.COM, DENPASAR - Perkembangan janin dalam kandungan umumnya dibagi menjadi tiga trimester atau periode tiga bulan.

Bagi calon bunda yang belum tahu, berikut tahapan janin dari minggu pertama hingga minggu keempat puluh.

Perkembangan janin pada trimester kedua sebagai berikut.

Minggu 14-16, organ-organ pentin pada janin telah terbentuk, otak dan ginjal sudah bekerja sendiri, jenis kelamis sudah bisa ditentukan dengan USG, usia 16 minggu pergerakan sendi janin sudah sangat baik, mulai mengalami mimpi, bisa bangun dan tidur, mulut bisa digerakkan, ukuran janin 10-13 cm dengan berat sekitar 57-113 gr.

Minggu 18-20, perkembangan panca indera mulai terjadi, sudah bisa melatih, pendengaran dengan mendengarkan musik-musik tertentu, bisa merespon dengan gerakan, kelenjar minyak pada kulit mulai bekerja, panjang janin 25-27 cm dengan berat sekitar 227-337 gr.

"Di sini biasanya ibu-bu kalau dia paham sudah mulai mengenalkan musik klasik, atau yang islam biasanya mendengarkan ayat-ayat Al-qur'an dan bayinya sudah bisa merespon," jelas dr. Vera Nirmala, Sp.OG dalam webinar 'Perkembangan Janin dari Waktu ke Waktu', Selasa (3/11/2020).

Baca juga: Perkembangan Janin dari Minggu 1 hingga Minggu 13

Minggu 21-27, merupakan akhir trimester kedua, janin sudah mirip bayi pada umumnya, janin sudah memiliki alis, bibir, mata dan rambut yang lebih jelas, kulit janin sudah berwarna karena terbentuk lemak di bawah kulit mereka, janin juga sudah mulai melakukan gerakan bernafas dan memiliki pola tidur yang teratur.

Perkembangan janin pada trimester ketiga sebagai berikut.

Minggu 28-31, hampir seluruh sistem organ dan panca indera janin sudah terbentuk dengan baik, penglihatan dan fungsi paru-paru janin sudah lebih baik tetapi belum sempurna, ukuran janin mencapai ukuran kelapa dengan berat sekitar 1,5 kg.

"Walaupun secara teori sudah baik, tetapi yang dikhawatirkan bila dilahirkan ini resiko untuk kematangan organ belum baik. Sering pada usia segini itu resiko terjadi cacat janin karena belum sempurna janin itu bisa saja terjadi," sambungnya.

Minggu 32-36, gerakan dan tendangan janin makin kuat, kulit berwarn pink dan sangat halus, ibu mulai merasa sesak karena bayi makin membesar keatas dan kebawah, napsu makan ibu makin meningkat, kaki tangan dan wajah makin membengkak cepat, sering disertai kebas tangan dan sakit punggung, berat janin sekitar 1,8-2,2 kg dengan panjang 41-43 cm.

Minggu 37-40, memasuki akhir kehamilan, saat ini janin sudah matang dan siap dilahirkan, tinggi fundus mulai turun, sesak berkurang, BAK ibu sedikit tapi sering, mulai sering muncul kontraksi palsu yang jarak antar kontraksinya makin sering muncul hingga menjadi kontraksi sejati, gerak janin makin berkurang karena kepala mulai masuk PAP dan akir ketuban berkurang, berat janin sekitar 2,7-3,6 kg dengan panjang sekitar 46-51 cm.

(Tribunnewswiki/Noviana Windri Rahmawati)

Ikuti kami di
Penulis: Noviana Windri Rahmawati
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved