Pertiwi Indonesia Bali Gelar Pasar Murah UMKM, Jalankan Kembali Roda Perekonomian di Era New Normal

Kegiatan ini melibatkan sebanyak 40 UMKM Bali dimana juga akan digelar parade produk hingga pemilihan stand terbaik untuk UMKM.

TribunBali/Noviana
Perempuan Terdepan Indonesia (Pertiwi Indonesia) Bali menggelar kegiatan pasar murah bersama UMKM Bali di Desa Budaya Kertalangu, Denpasar, Bali, Sabtu (7/11/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Perempuan Terdepan Indonesia (Pertiwi Indonesia) Bali menggelar kegiatan pasar murah bersama UMKM Bali di Desa Budaya Kertalangu, Denpasar, Bali, Sabtu (7/11/2020).

Dalam kegiatan ini melibatkan sebanyak 40 UMKM Bali dimana juga akan digelar parade produk hingga pemilihan stand terbaik untuk UMKM yang ikut berpartisipasi.

Ketua Panitia, Ir. Hanna Marisa F Siregar mengatakan seperti slogan Pertiwi Indoensia yaitu Perempuan Jaga Perempuan dan Perempuan Bantu Perempuan tujuan kegiatan tersebut dilakukan adalah untuk mendampingi pemerintah dengan kegiatan-kegiatan bermanfaat.

Salah satunya membantu perputaran ekonomi di Era New Normal dengan menggandeng para pelaku UMKM di Bali.

"Para pelaku UMKM tidak berbayar, jadi kami yang menyediakan tempat dan mengundang organisasi, pemerintah, dan masyarakat untuk hadir," jelasnya.

Baca juga: Pemerintah Pusat Apresiasi Pengendalian Covid-19 di Bali, Tingkat Kematian Mingguan Menurun 34,6%

Yang melatarbelakangi kegiatan pasar murah ini adalah Bali dinilai hanya mengandalkan pariwisata.

Hingga akhirnya pandemi Covid-19 menyerang Indonesia hingga saat ini yang menyebabkan banyak masyarakat Bali kehilangan mata pencaharian.

"Kita ingin menaikkan pendapatan dari sektor UKMK. Prinsipnya kita ingin menjalankan kembali roda perekonomian khususnya UMKM di Bali di Era New Normal. Terutama ibu-ibu karena mereka berusaha mencari perekonomian baru dengan membuat UMKM baru," terang Ketua Pertiwi Indonesia Bali, Bawuk Nunuk Adriyanti.

Sehingga, dengan adanya kegiatan yang baru pertama kali diadakan ini diharapkan mampu menjadi wadah dan bisa meningkatkan kemajuan UMKM di Bali.

UMKM yang berpartisipasi dalam pasar murah juga terdapat kualifikasi tertentu.

Diantaranya minimal harus memiliki standarisasi yang jelas bagi UMKM, telah memiliki izin usaha, pengemasan, pemasaran, hingga bahan baku yang digunakan.

"Kita bukan sekadar berjualan atau bazar ya. Tetapi nanti ada kesinambungan, edukasi, dan pelatihan," tambahnya.

Pertiwi Indonesia Bali resmi dikukuhnya pada November 2019 lalu dan saat ini telah memiliki anggota kurang lebih 100 orang.

Ikuti kami di
Penulis: Noviana Windri Rahmawati
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved