Sepekan Pasca Libur Panjang Positif Covid-19 Melandai, Cok Ace: Berkat Usaha Bersama Taat Prokes

Berdasarkan data per Senin (9/11/2020) jumlah kumulatif pasien positif 12.293 atau bertambah 68 orang.

Humas Pemprov Bali
Cok Ace saat menjadi keynote speaker Listibiya Provinsi Bali menggelar Seminar 'Kesenian Berbasis Kearifan Lokal Menuju Pemajuan Kebudayaan Bali di Era New Normal', di Hotel Four Star by Trans Hotel, Jalan Raya Puputan, Renon, Denpasar, Jumat (6/11/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sepekan setelah libur panjang cuti bersama dan Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, tren kasus pasien positif di Bali menurun.

Berdasarkan data per Senin (9/11/2020) jumlah kumulatif pasien positif 12.293 atau bertambah 68 orang.

Sedangkan pasien yang sembuh per hari ini sebanyak 11.275 orang yang artinya bertambah 70 orang.

Dalam sepekan terpantau rata-rata penambahan pasien positif sebanyak 60-an kasus dan pasien sembuh rata-rata bertambah 80-an kasus.

Wakil Gubernur Bali, Cok Ace mengungkapkan bahwa perkembangan Covid-19 di Bali yang mengalami tren penurunan kasus merupakan kegembiraan tersendiri.

"Tentu itu merupakan usaha kita bersama, doa, dan usaha masyarakat taat dengan protokol kesehatan sehingga tren covid-19 menurun. Astungkara di Bali angka kesembuhan sangat tinggi dan angka kematian ditekan," ujarnya saat ditemui sejumlah wartawan di Four Star by Trans Hotel, Denpasar, Bali beberapa waktu lalu.

Baca juga: Update Covid-19 Bali 9 November, Kasus Positif Bertambah 68, Sembuh 70, Meninggal 1

Pihaknya mengungkapkan bahwa pemerintah sendiri telah menyediakan fasilitas-fasilitas untuk swab test PCR gratis sebanyak 3000/harinya.

Saat ditanya mengenai tren penurunan kasus Covid-19 di Bali menjadi pertanda baik untuk pariwisata Bali, Cok Ace mengungkapkan tetap akan mengikuti ketentuan dari pemerintah pusat.

"Satu sisi, satu hal, dan satu modal kita bahwa di Bali sudah mulai penurun kasus covid-19 ini sangat bagus. Tetapi apapun juga kiat tetap mengikuti ketentuan pemerintah pusat untuk berurusan dengan negara asing," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kadiskes Bali, Ketut Suarjaya mengatakan efek libur panjang terhadap kasus Covid-19 dapat dilihat selama sepekan setelahnya.

"Semoga pertanda baik. Efek liburan baru bisa dilihat dalam 1 minggu ini. Semoga melandai," ungkap Kadiskes Bali, Ketut Suarjaya saat dihubungi Tribun Bali, Senin (2/11/2020).

Saat ditanya jika kasus positif meningkat dalam seminggu ke depan, pihaknya hanya mengatakan mengatakan untuk pasien tidak bergejala dan bergejala ringan di isolasi di tempat karantina yang disiapkan pemerintah.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved