Tingkat Hunian Pasien Covid-19 di RSUP Sanglah Terkendali, Rata-rata 40 Persen

Direktur Utama RSUP Sanglah, dr. I Wayan Sudana, M.Kes mengungkapkan bahwa dalam 2-3 minggu terkahir untuk pasien Covid-19 sudah mulai terkendali.

Tribun Bali
Pemerintah Provinsi Bali mengumumkan pasien Covid-19 pertama kasus meninggal pada 11 Maret 2020 dimana pasien tersebut sebelumnya di rawat di RSUP Sanglah. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dalam beberapa pekan, tren positif kasus Covid-19 di Bali mulai melandai dan dibarengi dengan kasus sembuh yang meningkat.

Direktur Utama RSUP Sanglah, dr. I Wayan Sudana, M.Kes mengungkapkan bahwa dalam 2-3 minggu terkahir untuk pasien Covid-19 sudah mulai terkendali.

"Di sini kelihatan sekali tingkat hunian pasien itu sekarang rata-rata 40 persen. Ini menunjukkan bahwa penanganan pasien Covid-19 di Bali khususnya di RSUP Sanglah tentu bisa terkendali. Kami juga siap jika ada kasus-kasus baru yang memerlukan perawatan," ujarnya dalam FGD Tribun Bali bertajuk 'Hari Pahlawan dan Semangat Tenaga Kesehatan Bali di Masa Pandemi', Rabu (11/11/2020).

Baca juga: Suka Duka RSUP Sanglah Tangani Covid-19, Kehabisan Masker N95 Hingga Nakes Terpapar Covid-19

Lebih lanjut, I Wayan Sudana menjelaskan hal tersebut terjadi tentunya karena di bawah koordinasi Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan arahan dari Pemprov Bali yang terjalin dengan baik.

Hingga membuat para tenaga kesehatan semangat melawan pandemi Covid-19 serta adanya dorongan kemanusiaan sesuai tugas profesi.

"Kita juga membagi tugas, untuk RS di daerah untuk kasus ringan dan sedang. Sementara RSUP Sanglah untuk kasus berat dan kritis. Dengan adanya pembagian tugas seperti ini, dengan semangat kebersamaan bisa kita lalui dengan baik," tambahnya.

RSUP Sanglah saat ini memiliki kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid-19 sebanyak 127 tempat tidur.

Sementara, RSUP Sanglah telah menyiapkan tenaga kesehatan dan non kesehatan yang terlibat langsung dengan penanganan Covid-19 sebanyak 767 orang.

Diantaranya 70 orang dokter spesialis, 125 orang dokter umum, 345 orang perawat, 36 orang radiographer, 36 orang analis, dan lainnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved