Kasih Ibu Hospital Hadirkan Program Physiotherapy Post Covid-19

Kasih Ibu Hospital bersama Bali Physio & Sport Injury Center (BPSI) menghadirkan program Physiotherapy Post Covid-19 atau mengembalikan kondisi fisik.

zoom-inlihat foto Kasih Ibu Hospital Hadirkan Program Physiotherapy Post Covid-19
Istimewa
Kasih Ibu Hospital bersama Bali Physio & Sport Injury Center (BPSI) menghadirkan program Physiotherapy Post Covid-19 atau mengembalikan kondisi fisik yang prima pasca terkena Covid-19.

TRIBUNBALI.COM, DENPASAR – Kasih Ibu Hospital bersama Bali Physio & Sport Injury Center (BPSI) menghadirkan program Physiotherapy Post Covid-19 atau mengembalikan kondisi fisik yang prima pasca terkena Covid-19.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan fisik serta mengendalikan kelelahan otot berlebihan yang dialami pasien pasca Covis-19 serta meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi berfikir agar dapat bekerja atau beraktivitas dengan kondisi prima pasca terkena Covid-19.

Dokter spesialis kedokteran olahraga Kasih Ibu Hospital (KIH) dr. Alvin Wiharja, Sp.K.O menuturkan program ini berdasarkan penemuan beberapa kasus setelah infeksi Covid-19 dimana hasil swab negatif namun ada beberapa kondisi yang terus menyertai penyintas Covid-19.

Misalnya rasa letih yang terus menerus dan lemot atau telat mikir (telmi) yang terjadi selama berbulan-bulan.

“Bebebrapa kasus terjadi selama 3-6 bulan setelah pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19. Oleh karena itu kami membentuk program ini untuk fisioterapi atau rehabilitasi setelah dinyatakan sembuh,” jelasnya saat dihubungi Tribun Bali, Selasa (17/11/2020).

Program Physiotherapy Post Covid-19 ini terdiri dari beberapa tahap, pertama, akan dilakukan latihan fisik atau olahraga untuk meningkatkan kapasitas fisik setelah sembuh dari Covid-19.

Yaitu dengan fisioterapi napas dengan melatih otot-otot pernapasan yang terdampak Covid-19 agar lebih lentur dan kuat sehingga dapat berfungsi lebih baik lagi.

Kedua, tidak hanya dilakukan fisioterapi nafas tetapi juga melatih otot-otot lain khususnya otot gerak agar dapat melakukan aktivitas sehari-hari menjadi lebih baik.

“Dengan cara melatih daya tahan otot jantung dan paru-paru dengan kardio atau aerobik. Melatih kekuatan otot dan kelenturan tubuhnya. Program ini bisa dilakukan untuk semua usia. Mulai dari anak-anak hingga lansia,” tambahnya.

Program Physiotherapy Post Covid-19 juga terbuka untuk semua keadaan calon pasien.

Sebab Kasih Ibu Hospital juga memadukan dengan pelayanan medis yang ada sehingga hasilnya bisa dipercaya dan dipertanggungjawabkan.

Program Physiotherapy Post Covid-19 dibuka melalui janji terlebih dahulu dan siap dilayani dari pukul 07.00-19.00 Wita dengan waktu 1 jam untuk setiap sesi (persiapan-pemanasan-stretching-inti-pendinginan).

“Apabila dibutuhkan terapi medis (ultrasound, infrared, laser, shock wave therapy, dll) maka akan dikombinasikan dalam fisioteraphy ini,” pungkasnya.

Program Physiotherapy Post Covid-19 akan berlokasi di Marinda Park, Jalan Teuku Umar, No.72, Denpasar.

Informasi lebih lanjut atau melakukan janji bisa menghubungi Yuni (BPIS) dengan nomor whatsapp 0811-3861-829.

Ikuti kami di
Penulis: Noviana Windri Rahmawati
Editor: Nur Afitria Cika Handayani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved