Berita Denpasar

IGD RSUD Wangaya Denpasar Bali Lakukan Sistem Buka Tutup

“Banyak hal yang harus dipikirkan. Keamanan ruangan, aksesnya, jadi tidak sekadar menambah ruangan. Harus dipikirkan juga. Intinya kita semakin waspad

Tribun Bali
para-penunggu-pasien-saat-menunggu-di-depan-ugd-rsud-wangaya 

Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar membuat beberapa fasilitas kesehatan seperti RSUD Wangaya Denpasar merubah beberapa sistem. Sebagai salah satu Rumah Sakit rujukan Covid-19 di Provinsi Bali, RSUD Wangaya merubah sistem operasional IGD nya. 

Ketika ditemui Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Luh Putu Sri Armini mengatakan IGD RSUD Wangaya bukan terus tidak menerima pasien umum.

"Jika sudah ada pasien yang pulang dari IGD lalu untuk selanjutnya pasien yang baru bisa masuk ke IGD. Sementara ini IGD RSUD Wangaya menetapkan sistem buka tutup. Sementara untuk penambahan ruang ICU untuk di RSUD Wangaya belum ada rencana penambahan," ungkapnya pada, Sabtu (30 Januari 2021). 

Sementara, Plt Dirut RSUD Wangaya, dr. I Dewa Alit Purwita mengatakan, terdapat penambahan tempat tidur sebanyak sebanyak 15 pcs. 

Ia juga mengatakan, adanya penambahan 15 TT merupakan upaya maksimal yang sudah dilakukan.

Begitu pula SDM yang fungsinya terus dioptimalkan.

“Kami di rumah sakit semua ada keterbatasan, jadi tetap kami sesuaikan dengan kapasitas kami,” terangnya.

Kedepannya, RSUD Wangaya belum ada rencana untuk penambahan TT selain 15 TT sebelumnya. Mengingat ada keperluan lain yang juga harus berjalan. 

“Banyak hal yang harus dipikirkan. Keamanan ruangan, aksesnya, jadi tidak sekadar menambah ruangan. Harus dipikirkan juga. Intinya kita semakin waspada saja,” tutupnya. (*) 

Tribun Bali/Wahyuni Sri Utami

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved