Wiki Bali

Lebih Dekat Bersama I Nyoman Giri Prasta, Jiwa Pemimpin Sudah Tumbuh Sejak Masih Muda

Ia kerap rajin ikut berorganisasi, bahkan saat masih duduk di bangku sekolah dirinya dikenal pintar dan selalu ingin menjadi pemimpin saat baris berba

Tribun Bali
Bupati Badung, Giri Prasta 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA  - Nama Giri Prasta kini sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Bali,  khususnya di Kabupaten Badung.

Pejabat yang dikenal dengan Baresnya itu  mempunyai nama lengkap I Nyoman Giri Prasta S.sos.

Selain terkenal Bares,  jiwa kepemimpinannya juga sudah tumbuh pada waktu Giri Prasta masih mudah.

Ia kerap rajin ikut berorganisasi, bahkan saat masih duduk di bangku sekolah dirinya dikenal pintar dan selalu ingin menjadi pemimpin saat baris berbaris.

Selebihnya nama Giri Prasta kini semakin membuming setelah dirinya kembali menjadi  Bupati Badung yang terpilih pada pilkada tahun 2020 lalu.

Bahkan pada pilkada kali ini dirinya menang telak di setiap Desa meski hanya melawan kotak kosong.

Giri Prasta meniti karir politiknya sejak 2004 silam. Saat itu dirinya terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Badung periode 2004 -2009.

Namun sebelum terjun ke Dunia Politik, pria asal Banjar Pelaga, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung itu sudah dikenal baik dan memiliki jiwa sosial yang sangat tinggi pada saat dirinya masih muda.

Bahkan jiwa pemimpinnya pun juga sudah terlihat pada dirinya masih muda. Saat itu Giri Prasta  terpilih atau dipercaya menjadi ketua sekaa Teruna Pagar Wahana Pelaga.

Dari berorganisasi dirinya berniat membangkitkan inprastuktur dan mengembangkan desanya saat itu.

"Waktu itu jalan bagus tidak ada, mau perbaiki uang tidak ada. Namun saya gerakkan semua anak muda untuk bahu membahu membangun desa," ujar Giri Prasta di damping Kabag Humas Setda Badung I Made Suardita belum lama ini

Saat itu akunya, setiap hari Sabtu dan Minggu seluruh anak muda diajak mencari material pasir dan batu untuk dikumpulkan.

Setelah terkumpul, material itulah yang digunakan untuk memperbaiki jalan di Desa Pelaga hingga selesai. Bahkan kegiatan gotong royong dilakukannya  sempat diberikan apresiasi oleh pihak desa.

Namun setelah menyelesaikan pendidikan tinggi dan mulai mengenal dunia kerja, Giri Prasta pun akhirnya memutuskan untuk menikah dengan Ni Kadek Seniasih asal Banjar Sekar Mukti, Desa Belok Sidan Petang.

Mereka pun menikah pada tahun 1995 hingga sampai kini di karunia tiga orang anak.

Usai menikah pada tahun 1998 Giri Prasta kembali berorganisasi dengan menjadi ketua LPM Desa Pelaga. Selanjutnya pada tahun 2000 dirinya dipilih menjadi sekretaris Tim Verifikasi PPK Petang.

Bahkan pada tahun yang sama dirinya mulai menekuni  dunia politik dengan menjabat sebagai  Ketua PAC PDI Perjuangan Petang.

Karirnya terus melesat, jiwa kepemimpinannya dan jiwa sosialnya  kian menggelora sebagai generasi muda Desa Pelaga.

Bahkan dirinya pun mengaku  selalu berfikir apa yang harus  dilakukan agar bisa berbuat lebih banyak kepada masyarakat terutama di Desa Pelaga,.

Karena dulu jauh dari namanya pariwisata Badung.

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
718 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved