Imlek 2021

5 Makanan Yang Dilarang Dikonsumsi Saat Tahun Baru Imlek

Namun, tahukah kamu jika memasak ikan tanpa kepala dan ekor dianggap tahu bagi orang Tionghoa saat perayaan Imlek.

Tribun Bali
hidangan kepiting 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Tahun Baru Imlek segera tiba yakni jatuh pada Jumat 12 Februari 2021.

Banyak hal yang dilakukan orang Tionghoa untuk menyambut hari spesial ini.

Salah satunya yakni menyiapkan hidangan untuk keluarga saat merayakan Tahun Baru Imlek bersaa.

Namun, tahukah kamu, jika ada beberapa makanan yang pantang atau dilarang dikonsumsi saat perayaan Tahun Baru Imlek.

Mengonsumsi makanan-makanan berikut dipercaya bisa membawa sial sepanjang tahun.

Penasaran makanan apa saja yang dilarang dikonsumsi saat Tahun Baru Imlek?

Dirangkum TribunTravel dari berbagai sumber, berikut lima makanan yang dilarang dikonsumsi saat Tahun Baru Imlek.

1. Bubur

Bubur tidak boleh dimakan saat perayaan Imlek.

Oleh karena itu, sulit atau bahkan tidak ada bubur yang tersaji di meja makan orang Tionghoa saat perayaan Imlek.

Bubur dianggap dapat menghalangi rezeki dan mendatangkan kemiskinan.

Hal tersebut berdasarkan filosofi cerita rakyat yang hingga saaat ini dipercaya oleh masayarat Tionghoa.

Ada cerita rakyat yang mengisahkan jika pada zaman dulu ada sepasang orang tua yang hidup bersama seorang anaknya yang sudah dewasa.

Sang anak adalah orang yang sangat malas.
Dia tak pernah membantu orang tuanya yang sibuk bekerja dan memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Hingga orang tuanya meninggal pun, si anak masih tak bisa hidup mandiri.

Ia hanya bergantung dengan warisan yang ditinggalkan kedua orang tuanya.

Saat harta yang dimiliki sudah benar-benar habis, sang anak bertahan hidup hanya dengan memakan bubur encer yang terbuat dari beberapa butir beras dan air.

2. Sayap Ayam

Sayap Ayam menjadi satu di antara makanan yang pantang disantap saat Tahun Baru Imlek.

Memakan sayap ayam diyakini bisa membawa sial sepanjang tahun.

Bagi orang Tionghoa, sayap ayam memiliki filosofi bisa membawa terbang keberuntungan yang akan diperoleh.

3. Kepiting

Meski menjadi santapan yang nikmat, mengonsumsi kepiting saat Imlek rupanya juga dilarang hlo.

Menurut kepercayaan orang Tionghoa, kepiting dianggap bisa membuat masa depan menjadi suram.

Cara kepiting yang berjalan miring dipercaya tidak dapat memberikan kemajuan pada usaha dan dianalogikan seperti seseorang yang tidak fokus pada tujuan hidupnya.

4. Ikan Tanpa Kepala dan Ekor

Kamu mungkin tidak asing dengan ragam kuliner lezat dari olahan ikan yang disajikan tanpa kepala dan ekor.

Namun, tahukah kamu jika memasak ikan tanpa kepala dan ekor dianggap tahu bagi orang Tionghoa saat perayaan Imlek.

Orang Tionghoa percaya bahwa segala hal memiliki titik awal yang dilambangkan dengan kepala, dan akhir yang digambarkan dengan ekor.

Sehingga memasak ikan tanpa kepala dan ekor dianggap bisa membawa siap pada kehidupan.

Selain itu, ada aturan khusus terkait cara memakan ikan saat perayaan Imlek.

Di mana ada larangan membalik ikan sebelum selesai disantap.

Membalik ikan dipercaya sebagai usaha yang terbalik atau mendatangkan kebangkrutan.

5. Lobster

Selain kepiting, Lobster juga termasuk makanan yang dilarang disantap saat perayaan Imlek.

Ini dikarenakan lobster hidup bergerak ke arah belakang, yang menurut kepercayaan orang Tionghoa dikhawatirkan dapat memberikan kemunduran dalam kehidupan.

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved