Musik

Mengenang 18 Tahun Tragedi Kebakaran di Tengah Konser Musik Rock di AS Yang Tewaskan 100 Orang

Malapetaka itu turut melukai lebih dari 200 orang dan menjadi kebakaran paling mematikan di Amerika Serikat di tempat hiburan setelah peristiwa Beverl

Editor: Noviana Windri Rahmawati
sumber Tribunnews Wiki
Kebakaran di tengah konser rock yang digelar di sebuah kelab malam di Rhode Island pada 20 Februari, tepat 18 tahun silam 

Namun, api piroteknik ini menyebar hingga busa kedap suara pada langit-langit.

Untuk beberapa saat, tidak ada yang menyadari bahaya yang sedang mengancam. Kepanikan mulai terjadi ketika api menyebar dengan cepat.[2]

·        Tragedi

Kebakaran di tengah konser rock yang digelar di sebuah kelab malam di Rhode Island pada 20 Februari, tepat 18 tahun silam
Kebakaran di tengah konser rock yang digelar di sebuah kelab malam di Rhode Island pada 20 Februari, tepat 18 tahun silam (sumber kompas)

Sekitar 400 orang yang ada di dalam kelab itu berusaha meninggalkan tempat itu melalui pintu depan.

Asap hitam memenuhi bagian dalam klub dan membuat orang-orang tergesa-gesa keluar dan justru memerangkap mereka.

Pemadam kebakaran sudah datang dalam beberapa menit dan bekerja keras mengeluarkan orang-orang melalui pintu depan.

Namun, 96 orang tewas karena api dan asap. Mayoritas dari mereka ditemukan di dekat pintu depan.

Gitaris Great White, Ty Longley, turut tewas. Sebanyak 35 orang lainnya berada dalam kondisi kritis. Empat dari mereka kemudian meninggal.

Daniel Biechele dituntut karena menyalakan piroteknik tanpa izin yang menyebabkan pembunuhan tak disengaja.

Dia menjalani hukuman di penjara selama 4 tahun, dan ada penangguhan selama 11 tahun. Pemiliki klub turut dijatuhi hukuman penjara.[3]

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved