Jumlah Pemedek Ketika Pagerwesi di Pura Jagatnata Denpasar Dibatasi

Tak banyak pemedek yang melakukan persembahyangan di Pura Jagatnata Denpasar pada Pagerwesi, Rabu, 1 September 2021.

Editor: Karsiani Putri
Rizal Fanany
ILUSTRASI SEMBAHYANG 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Tak banyak pemedek yang melakukan persembahyangan di Pura Jagatnata Denpasar pada Pagerwesi, Rabu, 1 September 2021.

Dalam satu sesi persembahyangan, pemedek tak lebih dari 20 orang.

Hal ini dikarenakan masih dalam suasana pandemi Covid-19 dan Denpasar masih menerapkan PPKM level 4.

Jumlah pemedek yang tangkil pun dibatasi sesuai dengan surat edaran nomor: 60/MDA-KOTA DPS/VIII/2021 tentang pelaksanaan Rahina Suci Saraswati, Banyupinaruh, dan Pagerwesi pada situasi pandemi Covid-19 dan PPKM Level 4.

Salah seorang pemedek, Ni Putu Dian Astari mengaku pembatasan ini tak menjadi soal.

BACA JUGA: Pagerwesi, Persembahkan Segehan Lima Warna untuk Panca Maha Butha, Momen Memagari Diri

Pasalnya dalam melakukan persembahyangan, yang paling utama menurutnya adalah niat dan ketulusan.

“Tidak masalah walaupun dibatasi, yang penting niat dan tulus. Dan yang terpenting juga selalu mengikuti protokol kesehatan,” kata Putu Dian usai melakukan persembahyangan.

Dirinya pun memang sudah berencana melakukan persembahyangan ke Pura Jagatnata sejak sebelum Saraswati pada Sabtu, 28 Agustus 2021 lalu.

“Saat Saraswati saya pulang kampung, jadi sembahyang ke Pura Jagatnata hari ini. Biasanya setiap Purnama atau Tilem juga ke sini kalau tidak ada halangan,” katanya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved