Tunggakan Pajak Kendaraan di Karangasem Capai Rp7.8 Milliar

Tunggakan pajak kendaraan tahun 2021 di Kabupaten Karangasem mencapai 18.456 unit kendaraan meliputi roda 2 dan 4.

Editor: Karsiani Putri
Istimewa
Ilustrasi pajak 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Tunggakan pajak kendaraan tahun 2021 di Kabupaten Karangasem mencapai 18.456 unit kendaraan meliputi roda 2 dan 4.

Nominal tunggakan diperkirakan mencapai Rp7.8 milliar lebih.

Tersebar di delapan Kecamatan di Kabupaten Karangasem seperti Kecamatan Karangasem, Kubu.

Kepala UPT Samsat Karangasem, I Gusti Nyoman Adi Wijaya, mengatakan, tunggakan pajak variatif.

Rata - rata setiap kendaraan menunggak 2 sampai 5 tahun.

"Rata - rata kendaraan menunggak pajak 2 sampai 5 tahun. Tersebar di semua Kecamatan," kata Gusti Nyoman Wijaya, Minggu 12 September 2021. 

Sampai 31 Agustus 2021, realisasi tunggak pajak sudah mencapai 7.647 unit atau sekitar Rp6.5 milliar lebih (82.84 persen).

Untuk sisanya akan diusahakan disisa bulan tahun 2021, dari September hingga Desember.

Pihaknya berharap sisa tunggakan bisa dikejar maksimal diakhir tahun.

Baca juga: Disperindag Tabanan Mulai Lirik Pertashop Sebagai Tambahan PAD

Tingginya tunggakan pajak kendaraan di Karangasem dikarenakan minimnya kesadaraan masyarakat untuk membayar pajak.

Beberapa wajib pajak mengaku tak punya uang untuk membayar pajak lantaran pandemi Covid- 19.

Sehingga wajib pajak memprioritaskan yang urgent.

Baca juga: Meskipun Musim Panen Lobster, Nelayan Diharapkan Tak Memaksa Diri Melaut Mengingat Gelombang Tinggi

"Pemicunya karena ekonomi masing - masing wajib pajak dan pandemi Covid- 19 yang berlangsung 1 tahun lebih," tambah IGusti Nyoman Adi Wijaya, pejabat asal  Singaraja tersebut.

Ditambahkan, beberapa upaya dilakukan petugas untuk menekan jumlah tunggakan pajak kendaraan mobil mewah. 

Diantaranya dengan melaksanakan samsat kerti.

Penagihan pajak secara langsung ke rumahnya dengan harapan yang bersangkutan bisa segera bayar, tak menunggak.

Baca juga: Mesangih Dengan Orang Ganjil, Ini Penjelasan Mengenai Pantangan Potong Gigi di Bali

"Kegiatan samsat kerti lumayan meningkatkaan jumlah pajak kendaraan. Warga yang awalnya nunggak mau membayar setelah didatangi petugas di rumahnya. Jumlah tunggakan mengalami penurunan karena wajib pajak bisa bayar/transaksi langsung dirumahnya," tambah Gusti Adi.

Program kedua, yakni samsat keliling.

Kegiatan ini dilakukan petugas bergabung dengan kepolisian.

Kegiatan ini dilakukan tiap hari, menyisir semua Kecamatan.

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
813 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved