Menyambut Perayaan Kue Bulan, Angie's Cake Tawarkan Kue Bulan Mini Hingga Thousand Layer

Seperti halnya Angie's Cake yang berlokasi di Jalan gunung Gatur II no 15, Denpasar perbatasan dengan Kabupaten Badung mulai membuat kue bulan seunik

Editor: Karsiani Putri
Agus Aryanta
Anggun Kusumasari saat membuat kue Thousand Layer di Angie's Cake pada Jumat 17 September 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) khususnya usaha kue di Bali kini kebanjiran orderan menjelang perayaan Kue Bulan pada tradisi China yang jatuh pada 21 September 2021mendatang.

Seperti halnya Angie's Cake yang berlokasi di Jalan gunung Gatur II no 15, Denpasar perbatasan dengan Kabupaten Badung mulai membuat kue bulan seunik mungkin.

Selain dibuat tampilan yang menarik pada bentuk kue, Kue Bulan yang kini juga mini dengan berat 50 gram.

Padahal umumnya kue bulan itu beratnya 150 gram.

Pembuatan kue yang mini itu dilakukan agar pelanggan bisa menikmati berbagai varian rasanya.

Bahkan desain kue juga dibentuk menarik dengan berbagai warna seperti pelangi. 

Kue bulan yang berwarna itu pun disebut dengan Thousand Layer.

Baca juga: Tradisi Petik Laut Diminta Untuk Masuk Kalender Pariwisata, Wagub Cok Ace : Akan Mengkaji

Baca juga: Tingkat Konsumsi Bahan Bakar Premium Masih Tinggi, Nelayan Diminta Beralih ke Pertalite

Kendati demikian, orderan kue menjelang perayaan Kue Bulan atau lebih dikenal dengan Moon Cake Festival tidak sebanyak jika dibandingkan sebelum pandemi Covid-19.

Biasanya kue yang dibuat banyak varian hanya saja kini variannya ada yang dikurangi.

Pemilik usaha Angie's Cake Anggun Kusumasari saat ditemui Jumat 17 September 2021 mengatakan hingga saat ini merupakan tahun ke 5 pembuatan kue bulan yang dilakukan. 

"Memang rutin saya buat kue bulan setiap hari kebesaran. Jadi, pembuatannya pun sesuai Purchase Order (PO) karena saya memasarkan produk lewat online," ujar Anggun.

Saat ini ada ratusan kue yang dibuat secara manual.

Dirinya membuat kue pun dengan mengajak beberapa karyawan untuk membuat kue dari mencampur adonan hingga packeging atau pengemasannya.

"Untuk kue bulan ini biasanya sudah ada yang order dari satu bulan sebelum hari perayaan kue itu. Bahkan beberapa konsumennya pun berasal masih berasal dari Bali yakni Denpasar, Badung, Karangasem dan Buleleng," ucapnya.

Kendati demikian, dalam pengemasan dirinya mengemas semenarik mungkin.

Pasalnya selain kue digunakan sebagai persembahan, tidak jarang kue bulan juga diberikan kepada sanak keluarga. 

Seperti diketahui Perayaan Kue Bulan adalah sebuah perayaan tradisional China yang ditandai dengan makan kue bulan.

Selain disebut dengan Perayaan Kue Bulan, perayaan ini juga disebut sebagai Festival Pertengahan Musim Gugur karena jatuh pada pertengahan musim gugur di China. 

"Jadi, untuk kue bulan ini kita ada beberapa varian rasa seperti red been egg, durian, pandan almond, tausa, lotus kenari, dan  coklat," jelasnya sembari mengatakan ini kue juga digunakan untuk sembahyang karena harus moon cake.

Dirinya mengaku sebagain besar kini pelanggannya memilih kue bulan yang mini, selain lebih murah, varian rasa yang didapat juga banyak.

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved