Manfaat Daun Temen, Dapat Menurunkan Gula Darah dan Berbagai Penyakit Lainnya

Sejak dahulu kala, leluhur di Bali telah mengenal dan menanam berbagai tumbuhan obat selain tumbuhan makanan di pekarangan rumah.

Editor: Karsiani Putri
AA Seri Kusniarti
Daun Temen 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sejak dahulu kala, leluhur di Bali telah mengenal dan menanam berbagai tumbuhan obat selain tumbuhan makanan di pekarangan rumah.

Salah satunya adalah daun temen. 

A.A Putu Agung Mediastari, Dosen Fakultas Ayurweda, Unhi Denpasar, Bali menjelaskan bahwa daun dengan nama latin Pseuderanthemum ini memang berkhasiat. 

"Khasiat daun ungu ini adalah memiliki bahan-bahan aktif yang terdapat pada daunnya untuk dapat mengatasi ambeien, mengurangi konstipasi, dan melembekkan tinja," jelasnya kepada Tribun Bali, Jumat 8 Oktober 2021. 

Daun ini bisa diolah dengan cara merebus daunnya yang berwarna ungu.

Lalu ditambahkan kunyit, setelah matang diinginkan sejenak.

Kemudian air rebusannya diminum tiga kali sehari.

Pagi, siang dan malam. 

Agung Mediastari menjelaskan, bahwa pemilihan daun harus yang masih segar dan tidak layu.

Sehingga khasiat yang didapat lebih maksimal.

Dari sumber lainnya, Tribun Bali mendapatkan penjelasan bahwa daun ini juga bisa menurunkan tensi bagi penderita hipertensi. 

Kemudian untuk mengobati batu ginjal, wasir, dan bahkan Hepatitis.

Tumbuhan ini pula dapat menurunkan gula darah.

Sehingga tumbuhan ini berpotensi menjadi anti diabetes. 

Lalu untuk pemakaian luar, daun ini dapat melembutkan kulit, bahkan borok dan bisul serta meredakan bengkal karena terpukul.

Namun, tentu saja semua penggunaannya harus diperhatikan oleh ahli kesehatan atau ahli usada. 

Daun temen dikenal pula dengan sebutan daun ungu.

Daun ini disebut tumbuhan obat dari Papua Nugini dan Polinesia yang kemudian menyebar ke Indonesia.

Baca juga: Ini Makna Tumpek Wariga Berdasarkan Lontar Sundarigama

Baca juga: Berikut Ini 35 Hotel Karantina Bagi WNA yang Berkunjung ke Bali

Di beberapa wilayah, daun ini dikenal dengan nama demung, tulak, wungu, daun temen-temen, handeuleum, karotong, temen, kadi-kadi, kobi-kobi, dan daun putri.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved