Sejumlah KPM Belum Terima Bansos, Begini Tanggapan Dinsos Kota Denpasar

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Denpasar terus mempercepat pencairan dan realisasi Bantuan Sosial Pemerintah Pusat.

Editor: Karsiani Putri
Istimewa/ Dok. Dinsos Kota Denpasar
Penyaluran bantuan sosial pemerintah pusat berupa PKH dan BPNT di Kota Denpasar beberapa waktu lalu 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Dinas Sosial (Dinsos) Kota Denpasar terus mempercepat pencairan dan realisasi Bantuan Sosial Pemerintah Pusat.

Bantuan ini berupa Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pemerintah Non Tunai (BPNT) atau Program Sembako.

Plt. Kadis Sosial Kota Denpasar, I Nyoman Artayasa mengaku pihaknya sudah melakukan pencairan bantuan sosial tersebut secara optimal.

Namun, masih ada beberapa Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum memperoleh bantuan tersebut karena beberapa kendala.

“Berdasarkan data, kami sudah salurkan bantuan dengan maksimal, dan telah diterima oleh masyarakat atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Memang ada beberapa yang belum menerima karena beberapa kendala,” katanya, Senin, 1 November 2021.

Berdasarkan data Dinas  Sosial Kota Denpasar, penerima Program Bantuan Pemerintah Non Tunai/Program Sembako tercatat sebanyak 247 KPM.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 197 KPM telah melaksanakan transaksi di E-Waroeng.

Sedangkan 50 KPM diketahui belum melaksanakan transaksi dengan berbagai kendala.

Sementara itu, untuk Program Keluarga Harapan sebanyak 90 KPM tercatat sebagai penerima.

Dari jumlah tersebut sebanyak 81 KPM telah melaksanakan transaksi dan sebanyak 9 KPM belum melaksanakan transaksi karena tidak ditemukan.

Sehingga total sebanyak 59 KPM yang belum melakukan transaksi.

“Kendala seperti meninggal dunia dan ada yang pindah ini yang sulit kita tindaklanjuti, namun tetap kita koordinasikan kepada stakeholder. Sedangkan untuk yang terkendala saldo nol, KPM tidak ditemukan dan tidak memiliki KKS sudah kami koordinasikan dengan stakeholder terkait seperti Perbekel/Lurah, TKSK, dan Bank Himbara selaku penyalur, sehingga segera dapat diatasi,” katanya.

Artayasa menambahkan, penyaluran bantuan sosial pemerintah pusat merupakan tanggung jawab bersama.

Karenanya, secara rutin dilaksanakan evaluasi bersama seluruh stakeholder terkait guna mendukung optimalisasi penyaluran.

Baca juga: Ketahui Arti Mimpi Gigi Copot, Memiliki Pertanda Buruk Hingga Kemalangan

“Dinas Sosial Kota Denpasar melalui Koordinator Daerah TKSK (Tenaga Kerja Sosial Kecamatan) dan pendamping PKH terus melakukan koordinasi dengan Bank Himbara dan desa/kelurahan untuk pencairan bansos tersebut. Ini memang merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dengan Bank Himbara sebagai bank penyalur,” katanya.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved