Capaian Vaksinasi di Bali Telah Melebihi 70%, Kadis Kesehatan Prov. Bali Ingatkan Hal Ini

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya mengatakan capaian vaksinasi Covid-19 di Bali saat ini yang sudah melebihi target

Editor: Karsiani Putri
Istimewa
ILUSTRASI- Polisi saat memantau pelaksanaan vaksinasi di SMK 1 Tembuku, Bangli pada Senin 30 Agustus 2021 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya mengatakan capaian vaksinasi Covid-19 di Bali saat ini yang sudah melebihi target, juga terus diiringi dengan semakin melandainya kasus Covid-19 di Bali.

Tentu ini juga menjadi kabar baik dalam hal penanganan Covid-19.

Bahkan capaian vaksinasi dosis kedua sudah melebihi 70 persen. 

Baca juga: Berikut Upacara Saat Wuku Kuningan di Bali

Baca juga: Ini Penjelasan BBMKG Terkait Angin Puting Beliung di Pantai Ponjok Batu

Melihat capaian vaksinasi yang sudah melebihi 70 persen dari total jumlah penduduk di Bali, menurut Suarjaya, ini sudah bisa dikatakan kalau Herd Immunity atau kekebalan kelompok sudah terbentuk. 

"Kalau dari teori 70 persen, itu sudah herd immunity ya. Kita di Bali sudah 86 persen. Artinya sudah (herd immunity). Makanya Astungkara tren menurun," jelasnya pada, Senin, 22 November 2021. 

Lebih lanjut, ia menerangkan sebenarnya herd immunity, kekebalan yang didapat terhadap virus yang menular, bukan berarti virus tak bisa menyerang.

Untuk itu, upaya untuk menghindari penularan, dirinya kembali mengingatkan, jangan abai dengan prokes.

Ia juga turut memberikan data capaian vaksinasi Covid-19 di Bali.

Dari data kegiatan vaksinasi Covid-19 di seluruh Provinsi Bali yang dimiliki Dinas Kesehatan Provinsi Bali sampai tanggal 20 November 2021, capaian vaksin dosis 1 sebanyak 3.436.524 orang atau sebesar 100,92 persen dari target sasaran sebanyak 3.405.130 orang.

Sementara untuk vaksin dosis kedua, capaian sebanyak 2.999.720 orang atau sebesar 88,09 persen dari target sasaran.

Sedangkan, untuk vaksin dosis ketiga atau booster untuk tenaga medis sudah mencapai 38.937 orang. 

Untuk vaksin yang sudah diterima Bali hingga saat ini total sebanyak 7.042.529.

Dengan rincian, vaksin Sinovac sebanyak 3.155.138, vaksin Astrazeneca sebanyak 3.779.140, Sinopharm sebanyak 30.607, dan Moderna 77.644. 

Salah satu anak dibawah umur yang menerima vaksin Covid-19 di Kesdam Udayana, Denpasar, Ketut Rama Wijaya (14) mengatakan tidak takut untuk disuntik vaksin Covid-19.

Karena dengan disuntik vaksin Covid-19 ia bisa bersekolah kembali.

Sebelumnya ia memang belum divaksin melalui sekolahnya karena sempat terpapar virus Covid-19 dan setelah sembuh  lalu melewati waktu tiga bulan ia melakukan vaksinasi Covid-19. 

"Tidak takut disuntik (vaksin Covid-19, red). Malah senang akhirnya bisa sekolah dan ketemu teman-teman," ujar, Rama.

(*) 

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved