5.278 Penduduk Wajib e-KTP Belum Melakukan Perekaman, Disdukcapil Denpasar Gelar JB Pelangi

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar terus menggelar perekaman e-KTP

Editor: Karsiani Putri
Putu Supartika
Pelaksanaan perekaman e-KTP di SMAN 7 Denpasar beberapa waktu lalu 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar terus menggelar perekaman e-KTP dengan menyasar sekolah-sekolah yang ada di Denpasar.

Dimana, perekaman e-KTP dengan sistem jemput bola ke sekolah khususnya SMA ini sudah dimulai sejak Oktober 2021 lalu.

Sebanyak 6 SMA sudah disasar untuk melakukan perekaman ini, yakni SMAN 1 Denpasar, SMAN 2 Denpasar, SMAN 7 Denpasar, SMAN 6 Denpasar, SMAN 8 Denpasar, serta SMAN 3 Denpasar.

Baca juga: Presiden RI Joko Widodo Hadiri Peluncuran Peta Jalan Ekonomi Kerthi Bali

Baca juga: Sidak Masker Digencarkan, Sebanyak 11 Orang Pelanggar Masker Terjaring Razia & 3 Orang Didenda

“Untuk di SMAN 3 Denpasar sekarang sedang berlangsung. Sementara itu, dua SMA yang belum kami sasar, yakni SMA 4 dan 5 yang segera menyusul,” kata Kepala Dinas Capil Kota Denpasar, Dewa Gede Juli Artabrata saat dihubungi Selasa,14 Desember 2021.

Dewa Juli mengatakan, pihaknya menyasar siswa yang berusia 16 tahun ke atas.

E-KTP untuk siswa yang berusia 17 tahun ke atas bisa langsung jadi saat pelaksanaan perekaman.

Sementara itu, untuk siswa yang berusia 16 tahun harus menunggu setahun lagi.

“Yang perekaman dari umur 16 tahun. Tapi mereka menunggu setahun agar KTP-nya jadi. Jadi ini kami lakukan untuk mempercepat cakupan perekaman,” katanya.

Juli mengatakan, untuk saat ini jumlah penduduk yang tercatat di Kota Denpasar sebanyak 661 ribuan.

Sementara itu, yang wajib e-KTP sebanyak 490.676 orang.

Dari jumlah tersebut, Juli mengatakan sebanyak 5.278 ribuan penduduk wajib e-KTP yang belum melakukan perekaman.

Untuk mempercepat pelaksanaan perekaman ini, Disdukcapil juga menggelar Jemput Bola Pelayanan Langsung Jadi (JB Pelangi).

Baca juga: Simak Alasan Mengapa Tidak Boleh Tidur di Dekat Hp

Baca juga: Gubernur Koster Minta Warga Bersabar, Omicron Muncul di Afrika Berdampak ke Wisata Bali

Juli mengatakan JB Pelangi merupakan program untuk melakukan validasi data kependudukan dan mempercepat pelayanan dan kepemilikan dokumen kependudukan ke desa maupun lurah.

Dengan program ini, masyarakat bisa membuat dokumen kependudukan dan bahkan langsung selesai hari itu juga untuk semua dokumen Kependudukan seperti perekaman dan pencetakan e-KTP, Kartu Keluarga, Surat Kematian, surat perpindahan, Kartu Identitas Anak (KIA), dan semua jenis akta pencatatan sipil.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
886 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved