Banjir di Nusa Penida Diperkirakan Sebabkan Kerugian Capai Rp 3,6 Miliar

Dinas Sosial, Pemerdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung, Rabu, 15 Desember 2021 mulai menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir

Editor: Karsiani Putri
Istimewa
Dinas Sosial, Pemerdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung, pada Rabu, 15 Desember 2021 mulai menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir bandang di Nusa Penida, Bali   

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- Dinas Sosial, Pemerdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung, Rabu, 15 Desember 2021 mulai menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir bandang di Nusa Penida.

Bantuan yang disalurkan berupa sembako, matras (kasus) dan peralatan dapur.

Kepala Dinas Sosial, Pemerdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya menjelaskan, bantuan itu sementara disalurkan ke warga di Desa Suana, Batununggul, Kutampi Kaler dan Ped.

"Kami salurkan ke desa yang telah mengajukan bantuan terlebih dahulu. Jika ada penambahan, nanti kami harap desa melapor ke Dinas Sosial," ungkap Gusti Agung Gede Putra Mahajaya didampingi anggota Babinsa Koramil 1610-04/Nusa Penida, Sertu I Putu Agustina dan Serma I Nyoman Antana. 

Bantuan yang disalurkan berupa sembako yang berasal dari CSR (Corporate Social Responsibility ), serta matras serta peralatan dapur yang merupakan bantuan dari Kementerian Sosial.

Komunikasi ke Provinsi Bali dan Kementerian Sosial terus dilakukan untuk penyaluran bantuan ke masyarakat terdampak bencana.

Baca juga: 5.278 Penduduk Wajib e-KTP Belum Melakukan Perekaman, Disdukcapil Denpasar Gelar JB Pelangi

Baca juga: Pegatwakan & Piodalan Rambut Sedana Jatuh di Bulan Desember 2021

"Penyaluran bantuan ini nantinya akan terus ada penambahan, menyusul pendataan dari desa dan berkembangnya usulan permohonan bantuan," jelasnya.

Sementara, Dinas Sosial Klungkung saat ini juga sudah mendirikan dapur umum di Desa Ped.

Hal ini untuk mempermudah masyarakat setempat mendapatkan akses makanan pasca bencana banjir bandang.

"Penyaluran bantuan akan dilaksanakan beberapa hari kedepan, kami saat ini dengan tengah fokus pemulihan pasca bencana," jelasnya.

Sementara itu, pendataan sementara dari BPBD Klungkung berdasarkan laporan dari tiap desa, bencana banjir bandang di Klungkung yang terjadi, Senin dini hari, 13 Desember 2021 mengakibatkan kerugian material sekitar Rp3,6 miliar.

Jumlah ini berdasarkan laporan dari desa terdampak banjir bandang yakni Desa Sakti, Desa Suana, Desa Batununggul, Desa Ped, Desa Kutampi Kaler, Desa Batumadeg, termasuk Pulau Lembongan yang juga melaporkan adanya kerusakan tanggul pengaman pantai. 

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
887 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved