Termasuk Benjolan Kecil Kemerahan, Ini 5 Perubahan Kulit Akibat Diabetes

Insulin, hormon yang dibuat oleh pankreas, membantu glukosa dari makanan masuk ke sel Anda untuk digunakan sebagai energi.

Editor: Karsiani Putri
Istimewa/ Kompas
Diabetes adalah penyakit yang terjadi ketika glukosa darah terlalu tinggi. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Diabetes adalah penyakit yang terjadi ketika glukosa darah terlalu tinggi.

Glukosa darah adalah sumber energi utama Anda dan berasal dari makanan yang Anda konsumsi.

Insulin, hormon yang dibuat oleh pankreas, membantu glukosa dari makanan masuk ke sel Anda untuk digunakan sebagai energi.

Terkadang tubuh Anda tidak menghasilkan cukup insulin atau tidak menggunakan insulin dengan baik.

Hal ini membuat glukosa tetap berada dalam darah Anda dan tidak dapat mencapai sel-sel tubuh.

Gejala diabetes pada kulit

Diabetes yang tidak tekrontrol dengan baik bisa memicu komplikasi serius.

Tanda awal terjadinya diabetes bisa kita lihat pada kulit kita.

Berikut perubahan pada kulit yang menandakan diabetes:

1. Infeksi kulit

Orang yang menderita diabetes cenderung mengalami infeksi kulit.

Jika Anda memiliki infeksi kulit, biasanya Anda akan mengalami gejala berikut:

  • Kulit terasa panas dan bengkak
  • Muncul ruam gatal dan terkadang lepuh kecil, kulit kering bersisik.
  • Infeksi kulit dapat terjadi di bagian tubuh mana pun, termasuk di antara jari-jari kaki, di sekitar satu atau lebih kuku, dan di kulit kepala.

2. Luka sulit sembuh

Gula darah tinggi (glukosa) dalam waktu lama dapat menyebabkan sirkulasi tubuh yang buruk dan kerusakan saraf.

Sirkulasi yang buruk dan kerusakan saraf dapat mempersulit tubuh Anda untuk menyembuhkan luka, terutama di bagian kaki.

3. Bintik-bintik kering

Kondisi kulit ini menyebabkan bintik-bintik (dan kadang-kadang garis) yang memengaruhi tampilan kulit.

Dalam dunia medis, munculnya bintik atau garis tersebut dikenal dengan istilah dermopati diabetik.

Dermopati diabetik biasanya terbentuk di tulang kering.

Dalam kasus yang jarang terjadi, dermopati diabetik bisa terbentuk di lengan, paha, batang tubuh, atau area tubuh lainnya. 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
896 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved